Jumat, 14 Desember 2018

Uji Coba Formula 2: Sean Gelael Tempati Posisi Ke-6

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Indonesia Sean Gelael mengendarai mobil F1 Toro Rosso dalam sesi uji coba di Yas Marina, Abu Dhabi, Selasa, 28 November 2017. (Dok Sean Gelael)

    Pembalap Indonesia Sean Gelael mengendarai mobil F1 Toro Rosso dalam sesi uji coba di Yas Marina, Abu Dhabi, Selasa, 28 November 2017. (Dok Sean Gelael)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Indonesia, Sean Gelael, beradaptasi cepat dengan kendaraan baru yang akan digunakan dalam Formula 2 musim ini. Proses adaptasi sendiri dilakukan di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, Selasa, 6 Maret 2018. Berdasarkan data yang dihimpun media dari laman Formula 2, proses adaptasi pembalap yang memperkuat tim Pertamina Prema Theodore Racing ini berjalan cukup bagus.

    Pada uji coba pertama, Sean membukukan catatan waktu 2 menit 0,067 detik. Namun pada uji coba yang berfokus pada pengumpulan data setelah kendaraan ini berikutnya mampu mempertajam catatan waktu dengan pencapaian 1 menit 43,844 detik.

    Baca: Helm Sean Gelael Bermotif Sepatu Merah Putih, Inilah Inspirasinya

    Catatan waktu pada uji coba kedua ini menempatkan anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini di posisi keenam. Sedangkan posisi tercepat ditempati pembalap asal Inggris, Lando Norris. Pembalap yang memperkuat tim Carlin itu membukukan catatan waktu 1 menit 43,095 detik.

    Proses adaptasi dengan kendaraan baru ini terbilang cukup ketat. Apalagi banyak tantangan yang dihadapi, mulai kendaraan hingga suhu udara. Saat uji coba berlangsung, suhu pada kisaran 6-10 derajat Celsius. Sean sukses menyelesaikan 23 putaran dan 39 putaran.

    Rekan satu tim Sean Gelael, Nyck de Vries, juga mengalami perkembangan. Setelah hanya membukukan waktu 2 menit 0,88 detik pada sesi pertama, Nyck sukses mempertajam catatan waktu dengan 1 menit 43,282 detik pada sesi kedua.

    Baca: Pertamina Berharap Ada Pembalap Indonesia di MotoGP dan F1

    Hasil tes hari pertama ini belum bisa menjadi acuan peta persaingan karena fokus semua tim adalah adaptasi pembalap dan penyesuaian setelan mobil. Salah satu kunci keberhasilan pembalap bisa lebih lama dan konsisten cepat di atas trek adalah dengan mempertahankan suhu ideal ban lewat setelan mobil yang pas.

    Kondisi Sirkuit Paul Ricard bisa merepresentasikan kondisi trek yang dingin, seperti Silverstone di Inggris, Sochi di Rusia, atau Spa-Francorschamps di Belgia. Sirkuit ini memiliki panjang 5.861 kilometer dengan 15 tikungan, termasuk lintasan lurus 1,1 kilometer.

    Uji coba di Sirkuit Paul Ricard sendiri akan berlangsung hingga Kamis, 8 Maret 2018. Setelah itu, para pembalap mendapat kesempatan untuk tes kedua di Sirkuit Sakhir, Bahrain, 21-23 Maret. Seri perdana F2 juga akan digelar di sirkuit itu pada 6-8 April 2018. Tahun ini, balapan F2 akan berlangsung 12 seri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....