Mobil Listrik Terkencang Sedunia Pakai 9.000 Baterai Smartphone

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cupra e-Racer, Mobil Listrik bertenaga baterai setara 9.000 ponsel pintar yang mampu mengalahkan Ferrari. Sumber:  thesun.co.uk

    Cupra e-Racer, Mobil Listrik bertenaga baterai setara 9.000 ponsel pintar yang mampu mengalahkan Ferrari. Sumber: thesun.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil listrik, Cupra e-Racer mampu mengalahkan supercar dunia seperti Ferrari dengan kecepatan tertinggi 167 mil per jam atau sekitar 268 kilometer per jam. Untuk menyuplai tenaganya, mobil listrik ini mengandalkan baterai setara dengan 9.000 ponsel pintar. Ini adalah mobil touring listrik pertama di dunia.

    Cupra e-Racer mampu melaju dari 0-62mph hanya dalam waktu 3,2 detik dan mencapai 0-124mph dalam waktu 8,2 detik. Akselerasi mobil listrik ini mampu mengalahkan mesin supercar V8.

    Baca: Mobil Listrik Honda Urban EV Bisa Dipesan Awal 2019

    Kinerja yang mengesankan tersebut berasal dari motor listrik yang memiliki tenaga puncak sekitar 670bhp. Baterai Cupra e-Racer terdiri dari 6.072 sel dengan berat 450 kilogram - sekitar sepertiga dari berat total mobil - yang mampu dicharger hingga penuh butuh waktu sekitar 40 menit. Harapannya, mobil ini akan menjadi basis balapan serupa dengan Formula E.

    Cupra e-Racer, Mobil Listrik bertenaga baterai setara 9.000 ponsel pintar yang mampu mengalahkan Ferrari. Sumber: thesun.co.uk

    Tak hanya mesin, desain aerodinamika Cupra e-Racer juga diriset dengan serius. Desainer mengganti spion dengan kamera yang mampu menayangkan tampilan semuanya ke layar besar di dasbor.

    Baca: Begini Rasanya Menjajal Mitsubishi Outlander PHEV, Kabin Senyap

    Dr Matthias Rabe, Executive Vice-President bidang penelitian dan pengembangan mobil listrik Cupra e-Racer, mengatakan: "Cupra e-Racer adalah mobil motorsport sejati yang mampu melampaui mobil balap konvensional."

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.