Kunci Mitsubishi Xpander Jago Nanjak di Sky Birdge IIMS 2018

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wahana Sky Bridge yang dihadirkan Mitsubishi Motors Indonesia di IIMS 2018. Pengunjung dapat menjajal kemampuan mobil Mitsubishi seperti Xpander, Pajero Sport, dan Outlander Sport di wahana ini. 22 April 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Wahana Sky Bridge yang dihadirkan Mitsubishi Motors Indonesia di IIMS 2018. Pengunjung dapat menjajal kemampuan mobil Mitsubishi seperti Xpander, Pajero Sport, dan Outlander Sport di wahana ini. 22 April 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menawarkan sensasi berkendara dengan jalur yang curam menggunakan yang Mitsubishi Xpander di Sky Bridge. Sensasi awal cukup menegangkan, lalu bagaimana trik melaju di jalan menanjak dan ketika stop and go di jalan menanjak?

    Damar, Test Driver PT MMKSI mengatakan, Hill Start Assist pada mitsubishi Xpander sangat memudahkan pengemudi saat berada di jalan tanjakan, terutama saat kondisi sedang macet. “Mobil Xpander ini memang sudah canggih, tanjakan seperti ini bukan hambatan. Ditambah fitur Hill Start Asist sangat memanjakan pengemudi yang mampu menahan laju mobil agar tidak mundur sekitar tiga detik," ungkap Damaru Sabtu 28 April 2018.

    Baca: Harga Mitsubishi Xpander Naik Mulai Mei, Ini Penjelasan MMKSI

    Kemudian bagaimana caranya jika mobil matic atau manual yang kita kendarai belum ada fitur Hill Start Assistnya. “Kita bisa menggunakan rem tangan ketika menanjak dalam kondisi macet. Ketika berhenti langsung tarik rem tangan, saat maju usahakan gas sudah kita injak dan pastikan saat rem tangan dilepas mobil bergerak maju.

    Damar menjelaskan kekuatan menanjak pada mobil itu tergantung dari karakter mobil itu sendiri. “Jika mobil yang kita gunakan adalah penggerak roda belakang seharusnya bisa lebih kuat. Karena roda belakang akan menimbulkan gaya dorong.”

    Berbeda dengan mobil penggerak roda depan yang memiliki gaya tarik, biasanya akan terasa lebih berat ketika menanjak. “intinya kita lihat seberapa tinggi tanjakan itu, jika memang tanjakan tinggi langsung gunakan gigi satu pada mobil manual. Dan gigi L pada mobil matic.

    Baca: Digempur Xpander, TAM Masih Percaya Diri dengan Toyota Avanza

    Dengan adanya Sky Bridge ini kami hanya ingin menunjukan kehebatan mobil Mitsubishi Xpander ini. Dengan gigi D pada mobil matic Xpander mampu menanjak. “Tapi lihat juga kemiringan tanjakan tersebut usahakan gunakan gigi L untuk menjaga matic pada mobil," tutup Damar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.