Bankir Bank Muamalat Ini Jadi Pecinta Vespa, Bahkan Bikin Klub

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjar Gumelar bersama Vespa miliknya. Sumber: bisnis.com

    Anjar Gumelar bersama Vespa miliknya. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun telah sukses menjadi seorang bankir tak melupakan kecintaannya kepada motor Vespa. Merek motor legendaris asal Italia itu memang memiliki pesona tersendiri. Salah satu yang terpikat adalah Head of Trade Product Development - Transactional Banking PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Anjar Gumelar. Dia sudah jatuh cinta terhadap Vespa sejak duduk di bangku SMA, setelah dikenalkan oleh orang tuanya.

    Bagi pria kelahiran Jakarta 7 Maret 1975 ini, Vespa bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah karya seni yang tak lekang dimakan zaman. Motor yang bentuknya terinspirasi dari lebah ini juga tak tergolong motor yang sukar dirawat, termasuk dalam mencari suku cadang bila sewaktu-waktu mengalami kerusakan. "Solidaritas di antara sesama pengguna Vespa juga sangat tinggi. Bahkan ada istilah 'Satu Vespa Berjuta Saudara'," ujar Anjar.

    Atas nama persaudaraan itu pula, jika seorang pengguna Vespa motornya mogok di tengah jalan maka pengguna Vespa lain pasti akan membantu. Menurutnya, hal itu sudah menjadi semacam kewajiban bagi sesama penggemar Vespa dimanapun berada. "Atmosfer itu yang dapat dirasakan oleh penggemar dan pengguna Vespa," lanjut Anjar.

    Baca: Strategi Mal to Mal, Piaggio Pamerkan Vespa Sei Giorni Terbatas

    Di perusahaan tempatnya bekerja, dia pun membentuk komunitas bernama Muamalat Vespa Party alias MVP. Klub ini menaungi penggemar dan pengguna Vespa di Bank Muamalat. Saat ini, keanggotaan MVP tidak hanya pengguna atau penggemar merek Vespa, tapi penggemar dari brand lain pun ikut bergabung.

    Dengan bergabung dalam komunitas, ada banyak manfaat yang dirasakannya. Anjar menuturkan dia dapat mengetahui dengan detail seluk-beluk Vespa dan memperoleh informasi suku cadang yang langka maupun tips perawatan.

    Komunitasnya juga rutin menggelar kegiatan riding yang dapat meningkatkan kemampuan mengendara para pengguna Vespa. Kegiatan itu juga dapat membuat anggotanya merasakan atmosfer kebersamaan dan memupuk rasa solidaritas. Sebagai bankir, Anjar punya banyak kesibukan terkait pekerjaannya. Namun, dia selalu berupaya agar hobinya bisa tetap bisa dilakoni.

    Oleh karena itu, Anjar selalu menyediakan waktu di akhir pekan untuk menyalurkan hobinya. Tak jarang dia mengajak anak-anaknya berkeliling mengendarai Vespa.

    Baca: Vespa Sprint dan Primavera Tambah Keren Pakai ABS, Simak Harganya

    Selain touring, komunitasnya juga rutin mengadakan riding yang digabung dengan kajian keagamaan. Contohnya, baru-baru ini digelar kegiatan dengan komunitas Road 2 Jannah atau Biker Muslim Indonesia, serta kegiatan CSR dari Bank Muamalat.

    Ayah dua anak ini menggunakan Vespa seri New-PX & Vespa Sprint Veloce keluaran 1974. Sebelumnya, Anjar pernah punya Vespa Exclusive-2, Vespa Corsa, Vespa New-PX dan Vespa ET-4 yang tergolong seri Vespa modern.

    Sekalipun hobi motor dikenal sebagai hobi yang menguras dompet, tapi menurutnya Vespa tak semahal motor gede alias moge. Anjar pun tak menyiapkan anggaran khusus karena suku cadang maupun biaya perawatannya tak terlalu mahal, sehingga tidak terlalu membebani keuangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.