Kamis, 22 November 2018

Moto2 Catalunya: Dimas Ekky Akan Pakai Sasis Baru

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Ekky Pratama. 10 Juni 2018. (AHM)

    Dimas Ekky Pratama. 10 Juni 2018. (AHM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Astra Honda Racing Team Dimas Ekky Pratama akan mengikuti balapan Kejuaraan Grand Prix Moto2 yang digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol akhir pekan ini. Dimas akan memanfaatkan status wild card untuk berlaga dalam balap tingkat dunia.

    Dalam balapan di Catalunya, Dimas masih akan ditangani oleh Bruno Performance yang selama ini mendampinginya selama kejuaraan CEV Moto2 Spanyol. Bedanya kali ini, Dimas akan menggunakan sasis dan suspensi baru yg berbeda dengan balapan di FIM CEV. Tak hanya itu, Dimas akan menggunakan ban baru yang juga berbeda dengan kejuaraan Eropa. "Dimas Ekky berjuang keras dan berusaha cepat beradaptasi dengan setup motornya," dalam pernyataan Astra Honda Racing Team dalam status akun resminya.

    Baca: Dapat Wildcard, Dimas Ekky Ikut Balap GP Moto2 Catalunya

    Pada sesi latihan bebas kedua pada Jumat 15 Juni 2018, Dimas mampu mencatatkan waktu 1 menit 46,330 detik dan menempatkannya pada urutan ke-31. Catatan waktu tersebut mengalami peningkatan dibandingkan catatan pada sesi latihan bebas pertama. Jika dibandingkan dengan pembalap jebolan CEV lainnya, catatan tersebut tak terlalu buruk.

    Misalnya, catatan waktu Steven Odendaal 1 menit 45,782 detik, catatan Eric Granado 1 menit 46,244 detik, dan Joe Robert 1 menit 47,041 detik. Namun, catatan waktu Dimas kalah jauh dari urutan terdepan Alex Marquez yang mencetak waktu 1 menit 44,340 detik atau selisih nyaris 2 detik.

    Dalam balapan kali ini, Dimas akan menggunakan nomor 30 dan menanggalkan nomor kebanggaannya saat CEV Moto2 yaitu 20 karena sudah digunakan pembalap lain. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.