Minggu, 23 September 2018

Michelin Luncurkan Ban Primacy 4, Harga Mulai Rp 1 juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • President Director Michelin Indonesia Fritz Mueller meresmikan ban terbarunya Michelin Primacy 4 di Hotel Pullman Thamrin pada 13 Juli 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    President Director Michelin Indonesia Fritz Mueller meresmikan ban terbarunya Michelin Primacy 4 di Hotel Pullman Thamrin pada 13 Juli 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Michelin Indonesia meluncurkan ban generasi terbarunya yaitu Michelin Primacy 4 di Hotel Pullman Thamrin pada hari ini Jumat 13 Juli 2018. Yang di banderol dengan harga untuk ukuran r15 Rp 1 juta dan r18 Rp 2 juta.

    Dengan mengusung tagline aman saat baru, aman hingga akhir. Ban ini diklaim lebih tahan lama dan lebih aman baik dalam keadaan baru maupun dalam keadaan aus.

    President Director Michelin Indonesia, Fritz Mueller mengatakan bahwa Michelin Primacy 4 dirancang dengan performa daya cengkeram dan pengereman yang sangat tinggi. Sehingga sangat aman baik dalam keadaan baru maupun aus.

    Baca: Begini Cara Michelin Berkomitmen pada Keselamatan Berkendara

    Dikesempatan yang sama, Mochammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia menjelaskan, ban ini juga tahan digunakan hingga sepuluh tahun. Menurutnya selama ban itu dipakai tahan hingga sepuluh tahun.

    "Berbeda jika tidak dipakai atau mobil tidak bergerak, itu akan mempengaruhi kualitas ban seiring waktu. Tapi kalau mobil bergerak, otomatis kualitas ban akan tetap baik," ujar Rozi.

    Fritz menambahkan, selain itu, ban juga diklaim memiliki daya cengkeram yang baik dikondisi jalan kering maupun basah. Sehingga mengurangi jarak pengereman cukup baik dibanding ban lain.

    "Ditambah ban Primacy 4 ini menawarkan tingkat kesenyapan yang memberikan kenyamanan dan pengalaman berkendara terbaik di kelasnya.

    Baca: Ban Michelin Road 5 Dijual Rp 1,5 Juta, Ini Kelebihannya

    "Michelin kini selangkah lebih maju dibandingkan perusahaan lain. Karena menguji ban dalam kondisi aus untuk membuktikan bahwa performa ban kami mampu bertahan melewati jarak tempuh dan waktu secara optimal," tutur Fritz.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.