Ratusan Motor Tua Ramaikan Indonesian Heritage Motorcycles 2018

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia Indonesia Heritage Motorcycles dengan salah satu motor yang akan dibawa serta dalam even. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Panitia Indonesia Heritage Motorcycles dengan salah satu motor yang akan dibawa serta dalam even. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ratusan motor lawas dari berbagai penjuru tanah air dari beragam merek kenamaan bakal meramaikan perhelatan Indonesia Heritage Motorcycles 2018 yang dipusatkan di Komplek Candi Prambanan 20-21 Juli 2018 mendatang.

    Event yang diinisiasi oleh Vintage Harley Davidson Enthusiast of Indonesia- sebuah perkumpulan organisasi berbagai komunitas motor vintage di Indonesia itu- akan menghadirkan beragam motor yang diproduksi dan digunakan dalam masa perang dunia satu maupun dua.

    "Motor yang akan ikut dalam event ini motor lawas produksi tahun 1903- 1984," ujar Ketua Panitia Indonesia Heritage Motorcycles 2018 Fahad Ilhamsyah, Rabu 18 Juli 2018.

    Baca: Penjelasan AHM Soal Motor Sport Honda Belum Keyless

    Fahad menuturkan dalam event ini, ada beragam kegiatan akan digelar. Antara lain pemecahan rekor MURI dengan pengendara Harley Davidson terbanyak menggunakan surjan hingga hiburan panggung dan aksi sosial tanam pohon.

    "Jumlah kendaraan yang akan memecahkan Rekor Muri itu sekitar 250 unit motor produksi tahun 1903-1984, namun untuk jumlah peserta yang ikut (berbagai tahun produksi motor) semuanya bisa lebih dari seribu peserta," katanya.

    Fahad mengatakan peserta yang sudah terkonfirmasi hadir hingga saat ini berasal dari Aceh hingga Papua. Bahkan beberapa pecinta motor dari luar negeri seperti Amerika dan Eropa juga sudah menyatakan siap hadir memeriahkan event tersebut.

    Baca: Honda PCX Hybrid Dijual Pertengahan Juli, Harga Rp 40,3 Juta

    Ia menuturkan, event ini tak hanya diiramaikan motor klasik keluaran Harley Davidson. Namun juga melibatkan para pemilik motor klasik pabrikan lain seperti Triumph dan lainnya.

    Fahad menambahkan, kegiatan semacam ini diharapkan menjadi sebuah ajang pertemuan bagi pemilik motor tua dari pabrikan Eropa untuk membaur.

    "Menjadi sebuah apresiasi bagi para pemilik motor klasik dan tua untuk berkumpul silaturahim, bernostalgia, memunculkan rasa persaudaraan dan menjadikan acara ini lebih baik lagi ke depannya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.