Demam Wuling Serbu Tegal, 2 Bulan Laku 26 Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bentuk bagian belakang Wuling Cortez saat dilakukan sesi Test Drive dengan Tim Otomotive TEMPO di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, 24 Juli 2018. Bagian belakang Wuling Cortez didesain mewah dengan adanya stop lamp yang mirip jajaran SUV, high mount stop lamp dan lampu belakang LED serta rear foglamp yang terpasang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Bentuk bagian belakang Wuling Cortez saat dilakukan sesi Test Drive dengan Tim Otomotive TEMPO di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, 24 Juli 2018. Bagian belakang Wuling Cortez didesain mewah dengan adanya stop lamp yang mirip jajaran SUV, high mount stop lamp dan lampu belakang LED serta rear foglamp yang terpasang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Tegal - Penjualan Wuling Wulingdi Tegal, Jawa Tengah, mencapai 26 unit terhitung sejak Mei hingga juli 2018. Kepala Cabang Wuling Tegal Leemy Soebekti mengatakan bahwa potensi pasar di Tegal memang cukup bagus. Dealer baru berdiri kurang lebih tiga bulan sejak Mei. "Efektif jualan sebenarnya dimulai pada awal Juni," kata Leemy saat dijumpai Tempo pada Kamis, 26 Juli 2018. 

    Di bulan Mei, kata Leemy, dealer hanya menjual satu unit karena masih persiapan menempati bangunan baru. “Fokus jualan bisa dibilang mulai Juni dan Juli, bulan Juli saja kami sudah menjual 16 unit. Juni, bulan pendek kami menjual 10 unit," ujarnya.

    Baca: Alasan Wuling Confero S Pakai Penggerak Roda Belakang

    Menurut Leemy, penjualan Cortez dan Confero di Tegal hampir berimbang. Ia menilai bahwa konsumen memiliki segmentasi tersendiri dalam memilih unit. Selisihnya kira-kira hanya terpaut satu sampai dua unit antara penjualan Cortez dan Confero. Penjualan sebanyak 26 unit dalam waktu 1,5 bulan ini disebut melebih target yang hanya 5 unit per bulan. 

    “Karakter pembeli di Tegal punya segmen masing-masing, jika dilihat dari kalangan menegah ke bawah untuk kendaraan operasional mereka lebih memilih Confero. Kalangan menengah ke atas memilih Cortez,” tuturnya.

    Leemy menambahkan dealer Wuling Tegal saat ini tengah mengejar persiapan pembukaan bengkel yang letaknya persis di sebelah showroom. Pembukaan jaringan bengkel ini diharapkan selesai pada Agustus mendatang.

    Baca: Test Drive Wuling Confero S: Fitur Melimpah di MPV Murah

    Jaringan bengkel ini diharapkan mampu memudahkan konsumen Wuling dalam melakukan servis rutin. "Karena belum siap, untuk sementara penanganan servis dibantu Wuling Pekalongan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Tegal," katanya. 

    Wuling Tegal dinaungi oleh PT Automobil Jaya Mandiri. Termasuk seluruh dealer yang ada di Pulau Jawa seperti Magelang, Yogyakarta, Semarang, Solo, Salatiga, Pekalongan, dan Tegal. “Jadi untuk dealer kami fokus di Jawa Tengah, kurang lebih total ada sepuluh dealer,” ujarnya.

    Saat Tempo singgah di dealer ini, tampak satu unit Wuling Confero warna putih dan Wuling Cortez hitam mengisi showroom. Wuling Confero sudah laku terjual dengan tanda "SOLD" tertempel di kaca depan. "Yang Cortez juga sudah dipesan konsumen," katanya sumringah. 

    Baca: Penjualan Wuling Confero Juni 2018 Salip Daihatsu Xenia

    Wuling Confero merupakan kendaraan 7 penumpang yang mengisi segmen Low MPV. Secara dimensi, model ini berkompetisi dengan Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Mitsubishi Xpander, dan Suzuki Ertiga .

    Sedangkan Wuling Cortez mengisi segmen MPV medium, menantang Toyota Kijang Innova. 

    Wuling Confero dipasarkan dengan harga mulai Rp 142,8 juta hingga Rp 179,9 juta. Sementara itu Wuling Cortez dipasarkan mulai dari Rp  202,8 juta (1,5 S/MT) hingga tipe tertinggi Rp 273 juta (1.8L Lux+i-AMT). Harga tersebut berlaku on the road untuk wilayah Tegal dan sekitarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.