Rolls-Royce Kembangkan Robot Serangga Pemeriksa Mesin Pesawat

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rolls Royce mengembangkan robot serangga untuk memeriksa kerusakan pesawat. Sumber: carscoops.com

    Rolls Royce mengembangkan robot serangga untuk memeriksa kerusakan pesawat. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, JakartaRolls-Royce telah bekerja sama dengan Universitas Nottingham dan Universitas Harvard untuk mengembangkan robot kecil yang dirancang untuk memelihara mesin pesawat. Robot ini seukuran hewan serangga.

    Teknologi prototipe diungkap di Singapore Airshow awal tahun ini, termasuk robot yang disebut SWARM. Mikrobot ini, masing-masing berdiameter sekitar 10 mm, akan diendapkan ke pusat mesin melalui robot ‘ular’ yang lebih besar. Setelah berada di mesin, microbots akan dapat berjlan dan melakukan inspeksi visual dari area yang sulit dijangkau.

    Baca: Jet Dimodif Menjadi Limosin, Harganya Tembus Puluhan Miliar

    Sebuah kamera kecil yang ditempelkan ke setiap microbot akan memberikan umpan balik bagi operator manusia. Tentu saja teknik tersebut bisa menghemat banyak waktu seperti biasanya, mesin pesawat perlu dibongkar setiap pemeriksaan.

    Mikrobot kira-kira panjangnya 4,5 cm sudah dikembangkan tetapi Rolls-Royce membuat kemajuan pada riset mereka lebih lanjut. Setelah robot inspeksi ini menjadi kenyataan, peneliti ingin membuat robot yang benar-benar dapat menyelesaikan tugas-tugas pemeliharaan dan perbaikan.

    "Robot itu bisa masuk dengan cepat ke seluruh bagian ruang bakar," kata technology specialist Rolls Royce, James Kell. “Jika kami melakukannya secara konvensional, kami membutuhkan lima jam; dengan robot kecil ini, siapa tahu mungkin cuma lima menit.”

    Baca: Rolls-Royce Diduga Milik SBY Viral di Medsos, Ini Kata Demokrat

    Bersamaan dengan robot SWARM dan robot ular yang disebutkan di atas, Rolls-Royce dan universitas juga bekerja pada robot Inspect, kira-kira seukuran pensil, yang akan secara permanen tertanam di dalam mesin. Berkat perlindungan termal, mereka akan terlindungi dari panas ekstrim mesin dan memungkinkan mesin untuk memeriksa dirinya sendiri.

    “Kemajuan yang kami buat dalam robotika adalah contoh yang bagus dari kita yang membawa visi Intelligent Engine. Dengan mengeksplorasi bagaimana kami dapat menggunakan kemajuan di bidang-bidang seperti digital dan robotik. Kami memastikan bahwa Rolls-Royce akan terus memimpin dalam inovasi layanan, menawarkan nilai terbaik bagi pelanggan,” ujar Senior Vice President of Marketing Rolls-Royce Richard Goodhead.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.