Selasa, 25 September 2018

Rupiah Loyo, Honda Akan Naikkan Harga Mobil Jika

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Rupiah terus melemah dalam beberapa hari terakhir. Angkanya sempat menyentuh Rp14.938 per dolar Amerika Sekitar pada Rabu sore, 5 September 2018.

    Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengatakan bahwa situasi pelemahan rupiah terhadap dolar membuat HPM selalu waspada. “Kami terus memantau (pergerakan rupiah) per bulan,” kata Jonfis kepada Tempo, Kamis, 6 September 2018.

    Menurut Jonfis, dengan adanya pelemahan rupiah ada kemungkinan harga (mobil Honda) akan naik. Hanya saja, lanjut dia, kenaikan harga tersebut akan diambil jika kondisi pelemahan rupiah terjadi berkepanjangan. “Terakhir kami melakukan penyesuaian harga di bulan April 2018,” ujarnya.

    Baca: Sebulan Dipasarkan, New Honda HR-V Terjual 3.445 Unit

    Jonfis mengatakan bahwa kondisi exchange rate (pelemahan atau penguatan rupiah) merupakan kondisi yang naturial dan kadang terjadi. Cara mensiasatinya adalah dengan mengatur strategi yang tepat dan adaptasi sebaik mungkin untuk bertahan. “Kami melihat pemerintah juga bekerja keras menyeimbangkan nilai tukar,” katanya.

    Meski pelemahan rupiah sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu, penjualan mobil Honda pada Agustus 2018 menggembirakan dengan angka 14.862 unit.

    New Honda HR-V meluncur di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018), 2 Agustus 2018. Sebulan setelah peluncuran, crossover ini terjual sebanyak 3.445 unit dan menjadi produk terlaris Honda di sepanjang Agustus 2018. Dari jumlah tersebut, sebanyak  2.925 unit berasal dari New Honda HR-V 1.5 liter, sementara 520 unit dari New Honda HR-V 1.8L.

    Baca: Dolar Menguat, Toyota Belum Akan Naikkan Harga

    Sepanjang tahun 2018 ini, Honda HR-V 1.5L telah mengumpulkan penjualan sebanyak 18.274 unit. Sementara di periode yang sama, Honda HR-V 1.8L mencatatkan penjualan sebanyak 3.340 unit.

    Jonfis mengatakan New Honda HR-V merupakan salah satu kontributor utama untuk penjualan Honda di Indonesia. Ia menilai, penyegaran model yang dilakukan pada Honda HR-V kembali memperkuat posisi tersebut.

    “Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut, terutama dengan akan dimulainya pengiriman generasi terbaru Honda Brio di bulan Oktober mendatang,” ujarnya.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.