Kasus di Inggris: Keyless Mobil Dibobol Pakai Alat Rp 1,8 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat pemrograman yang dipakai membobol keyless dalam kasus di Inggris. Sumber: thesun.co.uk

    Alat pemrograman yang dipakai membobol keyless dalam kasus di Inggris. Sumber: thesun.co.uk

    TEMPO.CO, London - Kasus pembobolan mobil keyless terjadi di Inggris. Media Inggris, The Sun menyebut pembobolan keyless menggunakan peralatan seharga di bawah £ 100 atau sekitar Rp1,8 juta di situs jual beli, eBay. Dalam aksinya, para pelaku menggunakan perangkat relay untuk mengacak sinyal sebelum melakukan pembobolan. Mereka juga memiliki perangkat kedua yang dioperasikan di dekat mobil, sinyal ditransmisikan untuk membuka kunci kendaraan, yang kemudian menghidupkan mesin.

    Baca: Mobil Keyless Ford Fiesta Bisa Dibobol, Pemilik Wajib Waspada

    Richard Billyeald, Chief Technical Officer untuk pusat keamanan dan keselamatan mobil Inggris, Thatcham Research, mengatakan kepada The Sun bahwa kelompok kriminal sering melibatkan para ahli yang tahu cara membuat perangkat relai darurat. Mereka membeli komponen tersebut dari toko-toko listrik, seperti gerai B & Q dan Maplin. Alat ini pun dibeli kurang dari £ 100, hanya saja ketika dirangkaikan dengan baterai menjadi part yang mahal.

    Para pelaku kejahatan juga sering 'memainkan' jammer penghalang sinyal untuk mencegah polisi atau pemilik mendeteksi kendaraan. Mereka kemudian memprogram kunci perawan sehingga bisa digunakan untuk menyalakan mobil. Hanya saja dalam sejumlah kasus, para pencuri mencopot semua mekanisme kunci tersebut.

    Mantan insinyur Formula One itu juga menambahkan bahwa, maraknya kasus pencurian ini karena perangkat programmer diperbolehkan dijual bebas atau legal. Hal ini sebenarnya hanya diorientasikan untuk mekanik dan produsen mobil untuk alasan perbaikan hanya saja kini lebih banyak digunakan untuk kriminal.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.