Kaleidoskop 2018: 7 Mobil Baru Penopang Penjualan APM

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Honda Brio world premiere di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    All New Honda Brio world premiere di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa mobil yang baru diluncurkan justru malah jadi tulang punggung penjualan beberapa Agen Pemegang Merek (APM). Berikut adalah tujuh mobil yang menjadi penopang penjualan APM sepanjang Januari-November 2018.

    1. Mitsubishi Xpander

    Diluncurkan pertama kali pada 11 Agustus 2017 dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2017. Sejak kelahirannya, ia menjadi pesaing Toyota Avanza.

    Baca: Kaleidoskop 2018: 5 Mobil Berkelas yang Dirilis di Tahun 2018

    Beberapa kali Xpander mampu mengalahkan Toyota Avanza. Produk Mitsubishi ini mampu terjual 71.219 unit. Mitsubishi Xpander dibekali mesin 1,5 liter MIVEC DOHC 16 Valve yang mampu menghasilkan tenaga 104 PS pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

    Mitsubishi Xpander

    2. Toyota Calya

    Toyota Calya secara resmi diluncurkan di Astra Daihatsu Assembly Plant, Karawang Timur, Jawa Barat, pada Selasa 2 Agustus 2016. Produk Low Cost Green Car (LCGC) dengan kursi tiga baris ini merupaka produk andalan baru Toyota di kelas bawah.

    Penjualannya mampu mencatatkan angka cukup baik yaitu 59.244 unit. Toyota Calya menggunakan mesin 1,2 liter dengan tenaga hingga 87 PS. Calya kini menjadi favorit baru dan banyak digunakan sebagai taksi online.

    3. Toyota Rush

    Toyota Rush resmi meluncur pada Kamis, 23 November 2017 di kawasan Jakarta Selatan. Sejak peluncurannya, Rush ikut jadi penopang penjualan Toyota setelah Avanza dan Calya. Penjualan Toyota Rush 49.650 unit sepanjang tahun 2018 hingga November.

    All New Toyota Rush saat ujicoba di Bandung, 17-18 Januari 2018. Dok. TAM

    Rush tampil lebih sporty dibandingkan model sebelumnya. Kesuksesan Rush juga disebabkan MPV Toyota Avanza hingga kini tak diperbaharui. Rush masih menggendong mesin 1,5 Liter yang menghasilkan tenaga 109 PS dan torsi 14,4 Kgm.

    4. Daihatsu Sigra

    Daihatsu Sigra diluncurkan pada waktu dan tempat yang sama dengan peluncuran Toyota Calya. Dalam hal penjualan ia bisa mendekati saudaranya. Gacoan Daihatsu di kelas LCGC ini cukup bagus dengan penjualan 46.222 unit. Sigra mengusung mesin dengan kapasitas yang sama dengan Calya.

    5. Daihatsu Terios

    Berbarengan dengan peluncuran Toyota Rush Kamis, 23 November 2017 di tempat yang berbeda, Daihatsu secara resmi meluncurkan All New Terios di Jakarta. Mesin menggunakan kapasitas 1,5 L Dual VVTI yang mampu menghasilkan tenaga 104 PS dan torsi 13,9 kgm. Terios mampu terjual 29.113 unit.

    Simak: Kaleidoskop 2018: 8 Motor Gede Premium yang Mengaspal di 2018

    6. Honda HR-V

    Honda HR-V mendapatkan penyegaran atau facelift yang diluncurkan dalam ajang GIIAS 2018. Honda HR-V menjadi SUV Honda yang mampu berada di 10 besar penjualan terbanyak sepanjang 2018. Honda HR-V menggendong mesin 1,5 liter. Mobil yang menjadi andalan honda ini mencatatkan penjualan 28.275 unit.

    Honda HR-V 2018 diperkenalkan kepada media di di Kayu-kayu Restaurant, Tangerang pada Rabu, 29 Agustus 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    7. Honda Brio

    All new Honda Brio diluncurkan dalam ajang GIIAS 2018 Agustus lalu. Meski masih baru, penjualannya sepanjang Oktober 2018 sebanyak 6.703 unit, menyumbang 43 persen sekaligus menjadi penopang penjualan mobil Honda pada Oktober 2018.

    All New Honda Brio menggunakan mesin 1.2 liter i-VTEC, mampu menyemburkan 88,7 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 110 Nm pada 4.800 rpm. Mesin sudah berstandar emisi Euro 4.

    All New Honda Brio Satya. 19 Oktober 2018. TEMPO/Wawan Priyanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.