Setelah Mobil Dipakai Mudik, Periksa di Bagian Ini

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mekanik sedang memeriksa kendaraan di bengkel yang juga berfungsi sebagai dealer khusus mobil penumpang Mitsubishi di Magelang. Dealer ini diresmikan pada Selasa, 16 Januari 2018. Dok. MMKSI

    Mekanik sedang memeriksa kendaraan di bengkel yang juga berfungsi sebagai dealer khusus mobil penumpang Mitsubishi di Magelang. Dealer ini diresmikan pada Selasa, 16 Januari 2018. Dok. MMKSI

    TEMPO.CO, Jakarta - Libur akhir tahun telah usai, mobil berusia lima tahun ke atas yang habis dipakai berlibur ke berbagai destinasi wisata atau kampung halaman tentu saja menempuh jarak yang cukup jauh. Kepala mekanik GN Auto Service, Suherlan menjelaskan kepada Tempo Kamis, 3 Januari 2019, beberapa hal yang perlu diperhatikan pada mobil setelah menempuh perjalanan jauh.

    Perlunya melakukan penggantian oli mesin, setelah melakukan perjalanan panjang mesin bekerja cukup keras ditambah berbagai kondisi jalan, mulai kemacetan, hingga mesin digeber pada putaran tinggi. Dalam hal ini, butuh perhatian sudah berapa kilometer kah oli menempuh jarak.

    Baca: Bengkel Banjir Order Usai Tahun Baru, Harga Spare Part Naik

    Misalnya batas maksimal penggantian oli 5.000 kilometer, setelah melakukan perjalanan pulang pergi ketika liburan baru menempuh 4000 kilometer. Sebaiknya oli segera diganti, karena dalam kondisi macet pun oli tetap bekerja selama ber jam-jam tanpa menambah jarak tempuh.

    Periksa kampas rem, perjalanan jauh mobil melewati berbagai kondisi jalan, mulai tanjakan, turunan, macet. Sehingga kinerja rem meningkat, dan komponen ini harus diperiksa apakah sudah menipis. "Pengecekan bertujuan agar mobil tetap aman untuk kembali dipakai sehari-hari," kata Suherlan.

    Periksa kaki-kaki, di bagian ini tentunya perlu pemeriksaan karena kaki-kaki adalah bagian mobil yang berfungsi menopang beban mobil. Tak jarang saat perjalanan jauh mobil menghantam jalan rusak dan lubang. Alhasil bisa saja velg jadi tidak balance sehingga harus dilakukan spooring dan balancing. Kemudian periksa juga shock breaker apakah ada kebocoran.

    Periksa kopling, saat dipakai jarak jauh atau berlibur misalnya ke daerah pegunungan yang kondisinya macet bisa berpengaruh pada kopling. Apalagi saat kondisi menanjak dan macet tak jarang muncul bau kopling. Ini disebabkan pedal kopling tertahan sambil tetap menginjak gas.

    Baca: Bagian Motor Matik Ini Perlu Diperiksa Usai Dipakai Jarak Jauh

    "Untuk itu perlu diperhatikan dan diperiksa kembali sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Agar kondisi mobil dipastikan aman," ujarnya.

    Periksa cairan mobil, perlu diperhatikan kembali setelah melakukan perjalanan jauh cairan seperti air radiator, minyak rem, air wiper apakah masih tersedia. Jika berkurang melewati batas minimal harus segera ditambah.

    Periksa kelistrikan, dalam hal ini perlu juga diperhatikan apakah semua yang menyangkut kelistrikan masih berfungsi normal, seperti lampu rem, lampu sign, lampu utama, klakson, karena biasanya setelah perjalanan jauh ada saja part yang mati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.