Penjualan Mobil 2018 di Cina Jeblok, Indonesia Justru Melonjak

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 17_ekbis_PENJUALANMOBIL

    17_ekbis_PENJUALANMOBIL

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil di Cina mengalami penurunan 13 persen pada Desember 2018. Data Asosiasi Produsen Otomotif Cina menyebutkan penjualan terus menurun secara berturut-turut selama enam bulan, membuat penjualan tahunan menjadi 28,1 juta, turun 2,8 persen dari tahun sebelumnya.

    Baca: Target Produksi New Daihatsu Xenia Naik 20 Persen dari 2018

    Kondisi tersebut berbeda dengan penjualan mobil di Indonesia sepanjang 2018 mencapai 1.151.413 unit, lebih tinggi dibandingkan penjualan 2017 sebanyak 1.079.886 unit, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo.

    Grup Astra International melalui merek Toyota, Daihatsu, Isuzu dan Peugeot, mendominasi separuh dari penjualan mobil sepanjang 2018, sebanyak 582.446 unit. Dengan hasil itu, maka grup Astra memiliki market share sebesar 51 persen. Sedangkan produk dari merek non-Astra tercatat sebanyak 568.967 unit.

    Toyota dan Daihatsu menjadi tulang punggung dengan penjualan total masing-masing 353.471 unit dan 202.738 unit. Isuzu menyumbang 26.098 unit penjualan mobil, sedangkan Pegueot 139 unit. Dari merek non-Astra, Mitsubishi menjadi salah satu pesaing dengan penjualan 194.331 unit, diikuti Honda sebanyak 162.170 unit serta Suzuki 118.014 unit mobil.

    Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, memproyeksikan penjualan mobil di Indonesia bertahan di angka 1,1 juta unit pada 2019. "Kami melihat pertumbuhan ekonomi nasional 5,2 persen, jadi mirip dengan saat ini. Sekarang kami tidak mau bicara yang muluk-muluk karena targetnya juga 1,1 juta unit, atau stagnan," kata Jongkie.

    Baca: Mesin Daihatsu Xenia dan Avanza Sama Diklaim Tak Berebut Pasar

    Tak hanya mobil, Data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor pada 2018 sebanyak 6,38 juta unit. Jumlah penjualan itu naik 8,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2018. Honda masih menjadi penguasa pasar. Yamaha yang meraih penjualan sebanyak 1,45 juta unit memantapkan posisi sebagai posisi kedua pangsa pasar sepeda motor nasional. Yamaha meraih 22,8 persen pangsa pasar pada 2018.

    "Selain itu, pabrikan juga terus aktif mengeluarkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan gaya hidup masyarakat masa kini," kata Public Relation Department PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Indonesia Antonius Widiantoro kepada Bisnis, Selasa 15 Januari 2019.

    ANTARA | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.