Toyota Avanza 2019 Meluncur, Mitsubishi: Kami Siap Berkompetisi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diluncurkan pertama kali pada 11 Agustus 2017 dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2017. Sejak kelahirannya, ia menjadi pesaing Toyota Avanza.  Produk Mitsubishi ini mampu terjual 71.219 unit. TEMPO/Amston Probel

    Diluncurkan pertama kali pada 11 Agustus 2017 dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2017. Sejak kelahirannya, ia menjadi pesaing Toyota Avanza. Produk Mitsubishi ini mampu terjual 71.219 unit. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Toyota Avanza 2019 - Daihatsu Xenia terbaru resmi diluncurkan pada 15 Januari 2019. Produk kolaborasi Toyota - Daihatsu ini mengalami sejumlah penyegaran, terutama di bagian eksterior dan interior.

    Baca: Kata Komunitas Soal Desain Baru Toyota Avanza 2019

    Avanza - Xenia sama-sama mengisi segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) yang juga diisi Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, dan Wuling Confero. Mitsubishi lewat produknya Xpander siap bersaing di pasar. 

    Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Naoya Nakamura mengatakan bahwa minor change pada Avanza dan Xenia berdampak positif terhadap pasar mobil LMPV di Indonesia.

    "Konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan di segmen ini," kata Nakamura di Senayan, Jakarta, 16 Januari 2019.

    Nakamura mengaku sudah melihat langsung Toyota Avanza terbaru. Ia menilai Toyota Avanza tak banyak mengalami perubahan, padahal konsumennya mungkin menginginkan perubahan yang lebih.

    Baca: Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia Merajai Penjualan Mobil Bekas

    "Ini mungkin malah akan membuka peluang bagi Mitsubishi untuk menggaet calon konsumen Avanza pindah ke Xpander," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.