Tip Berkendara Hemat Bahan Bakar ala Mitsubishi, Simak Caranya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander saat melintas di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa, 21 November 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mitsubishi Xpander saat melintas di jalan tol Tangerang-Merak, Selasa, 21 November 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengemudi kendaraan tentu menjadi kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan bagi sebagian orang. Namun, gaya mengemudi kendaraan seseorang ternyata juga dapat memaksimalkan performa kendaraan sehingga konsumsi bahan bakar jadi lebih hemat.

    Selain kondisi eksternal seperti lalu lintas yang dilalui, kapasitas mesin, transmisi, bobot kendaraan, dan tekanan ban, berikut adalah beberapa tips mengemudi untuk menghemat bahan bakar yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

    Menjaga Putaran Mesin
    Umumnya, torsi paling efisien mesin berada pada rentang putaran mesin 2.000-3.000 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Tapi jika terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

    Baca: Musim Liburan Akhir Tahun, Ini Tip Berkendara Aman ala Chevrolet

    Mengemudi Cerdas
    Jangan biasakan mengemudi dengan agresif. Lebih bijak dalam menginjak pedal gas dapat menghemat bahan bakar. Saat di jalan tol, usahakan melaju konstan di kecepatan 60-70 kilometer per jam. Ini adalah kecepatan ideal untuk efisiensi bahan bakar. Jika Anda melaju di kecepatan 100 kilometer per jam akan menggunakan bahan bakar sekitar 15 persen lebih banyak ketimbang melaju pada 80 kilometer per jam.

    Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak
    Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal. Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

    Pakai BBM Dengan Oktan Sesuai
    Banyak mesin mobil yang dapat bekerja baik dengan bahan bakar bernilai oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrik. Kecuali jika terdengar knocking. Tapi performa mesin maupun konsumsi bbm akan membaik saat menggunakan bbm dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.

    Gunakan AC Secukupnya
    Menggunakan AC memberi beban besar pada mesin yang dapat meningkatkan konsumsi bbm. Aturlah AC kendaraan Anda tidak terlalu dingin, di suhu 24-27 derajat celcius. Pada cuaca panas, parkirlah mobil di tempat yang teduh. Ketika ingin mengemudi lagi, bukalah semua kaca untuk mengeluarkan udara panas dari kabin. Sehingga dapat mengurangi kerja AC untuk mendinginkan kabin. 

    Baca: Seberapa Boros Mobil Anda? Simak Cara Menghitungnya

    Jaga Tekanan Ban 
    Pastikan ban terpompa sesuai dengan tekanan yang direkomendasikan. Ban yang kempes memerlukan lebih banyak bahan bakar, namun memompa secara berlebihan akan mengacaukan kendali mobil Anda. Tekanan ban dapat dilihat di samping kanan jok pengemudi ketika pintu dibuka.

    Rencanakan Rute Perjalanan
    Menentukan rute perjalanan yang efektif dan terhindar dari macet memang membutuhkan pengalaman Anda. Hindari jalan macet yang pernah Anda lewati di waktu lampau. Menggunakan peta dan GPS akan memudahkan Anda menentukan rute perjalanan. Jika ingin singgah beberapa kali, upayakan agar rutenya tetap satu arah.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.