Alfa Romeo Rekrut Tatiana Calderon sebagai Test Driver Formula 1

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap asal Kolombia, Tatiana Calderon, ditunjuk Alfa Romeo sebagai test driver di balap Formula 1, 1 Maret 2019. (tatianacalderon.com)

    Pembalap asal Kolombia, Tatiana Calderon, ditunjuk Alfa Romeo sebagai test driver di balap Formula 1, 1 Maret 2019. (tatianacalderon.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Alfa Romeo merekrut pembalap wanita asal Kolombia Tatiana Calderon sebagai test driver.

    "Tim kami terkesan oleh komitmen, kegigihan, ketrampilan Tatiana. Dia menunjukkan performa bagus ketika dia diberi kesempatan untuk mengendarai mobil Formula 1 untuk pertama kalinya musim lalu dan telah membuktikan bahwa dia adalah anggota penting bagi tim kami," kata kepala tim Alfa Romeo Fred Vasseur seperti dikutip laman resmi Formula1.com pada Jumat malam, 1 Maret 2019.

    Pada Oktober 2018, Calderon menjadi wanita Amerika Latin pertama yang mengendarai mobil Formula 1 yaitu ketika dia mengendarai Sauber pada sesi perekaman gambar di Sirkuit Hermanos Rodriguez, Mexico City.

    Setelah itu, Calderon mencoba mobil F1 Ferrari versi 2013 di trek Ferrari, Fiorano, pada November 2018.

    "Kami akan bekerja bersama untuk mengembangkan lebih lanjut keahlian Tatiana sebagai seorang pembalap dan juga untuk proyek Alfa Romeo Racing," kata Vasseur.

    Calderon merasa terhormat bisa mendapatkan kepercayaan dari Alfa Romeo tersebut. "Mereka memberi saya kesempatan pertama untuk mengendarai mobil Formula 1 dan saya senang menjadi bagian dari tim. Semoga kami bisa mencapai hal-hal yang hebat bersama ke depannya," kata perempuan berusia 25 tahun itu.

    Tatiana Calderon akan menjalani debut di Formula 2 tahun ini bersama tim Arden setelah sebelumnya berkompetisi di GP3 selama tiga musim, dengan hasil terbaik finis keenam di Monza tahun lalu. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.