Suzuki Sedang Menyiapkan Matik Bongsor 150cc?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Burgman Street 125 diluncurkan di India, 19 Juli 2018. (AUTO NDTV)

    Suzuki Burgman Street 125 diluncurkan di India, 19 Juli 2018. (AUTO NDTV)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih mengkaji untuk terjun di pasar sepeda motor skutik bongsor 150cc, yang pasarnya terus berkembang. Department Head of Sales & Marketing 2Wheel SIS, Yohan Yahya mengatakan bahwa ada pergeseran konsumen sepeda motor ke produk skutik dengan ukuran yang lebih besar, sehingga Suzuki terus mengkaji peluang untuk bermain di segmen itu.

    Baca: Suzuki GSX-R150 Luncurkan Matt Edition, Berapa Harganya?

    Saat ini, baru dua pabrikan yang terjun di segmen matik bongsor 150cc, yaitu Honda dan Yamaha, dengan Honda PCX, Yamaha NMax, dan Yamaha Aerox. Yamaha bahkan memiliki Lexi di kelas 125 dengan ukuran sepeda motor yang cukup besar.

    "Kami akan melihat, bukan berarti menutup mata. Kalau marketnya baik, kenapa tidak," kata Yohan Yahya kepada wartawan di Jakarta, Senin 4 Maret 2019.

    "Pasar skutik berubah, sehingga tidak menutup kemungkinan menuju ke sana," ujar Yohan.

    Yohan menjelaskan, dari sisi mesin, Suzuki memiliki varian yang cukup lengkap, mulai dari 125cc, 150cc, 200cc, hingga 650cc.

    Suzuki pun memiliki produk global bernama Burgman yang dipasarkan di India untuk tipe 125cc, dan versi 150cc untuk pasa Cina. Model Burgman pun tersedia dalam versi 200cc.

    Simak: Unik, Desain Mesin Terbaru Suzuki Tak Tegak Nyaris Horizontal

    Kendati demikian, pihak Suzuki masih bungkam apakah model Burgman 150cc yang akan dipasarkan di Tanah Air. Saat ini pabrikan berlogo huruf S itu memiliki model Nex II dan Address yang dipasarkan di Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.