Lewati Genangan Tinggi Sepeda Motor Matikan Mesin, Alasannya..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengguna jalan menuntun sepeda motor akibat banjir di kolong tol JORR, Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi pada 30 Oktober 2018. Tempo/Adi Warsono

    Pengguna jalan menuntun sepeda motor akibat banjir di kolong tol JORR, Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi pada 30 Oktober 2018. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa hari terakhir, wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda hujan deras yang mengakibatkan adanya genangan air di sejumlah ruas jalan. Kadang kala genangan tersebut, mau tak mau harus diterjang karena harus masuk kantor. Hanya saja pengendara juga harus mempertimbangkan risiko mesin sepeda motor berpeluang mengalami kerusakan.

    Baca: Mau Beli Mobil Bekas, Begini Cara Mengetahui Pernah Kena Banjir

    Apabila Anda memilih untuk menerjang banjir, hal yang perlu diperhatikan adalah potensi rusaknya sepeda motor karena kemasukan air. Untuk itu, sebelum mengambil risiko tersebut ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut:

    Ketinggian air jangan kenai busi

    Saat melewati lokasi banjir, perhatikan ketinggian air jangan sampai mencapai busi pada motor. Air yang masuk dapat menyebabkan pengapian mesin tidak bekerja. "Busi yang kemasukan air menyebabkan menutupnya saluran udara yang ada di busi, sehingga diperlukan peran pelumas untuk dapat mengeringkan air yang ada di dalam busi tersebut," kata Marketing Manager Rexco, Tomy Tambrani, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 5 Maret 2019.

    Mematikan mesin

    Apabila terlanjur menerobos banjir, lebih baik matikan mesin sepeda motor Anda. Jangan paksakan mesin motor bekerja di dalam air, karena jika air masuk saat suhu ruang bakar tinggi akan menyebabkan kerusakan piston sepeda motor.

    Pasang selang

    Bagi Anda yang biasa melintasi rute banjir, ada baiknya membawa selang seukuran lubang knalpot motor. Selang tersebut bisa dipasang dengan menghadap ke atas guna mengurangi potensi air masuk melalui lubang pembuangan emisi.

    Baca: 4 Komponen yang Rawan Rusak Saat Menerabas Banjir

    Perhatikan kondisi busi

    Saat musim hujan, berikan perhatian untuk busi. Lapisi busi dengan gemuk atau grease karena kandungan minyaknya dapat melindungi busi dan meminimalisasi air masuk ke area pengapian. Apabila busi terlanjur kemasukan air, semprotlah dengan pelumas ke kepala businya supaya airnya cepat kering.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto