Kopling Sepeda Motor Cepat Aus, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komponen kampas.kopling Honda NSR 150 yang dibuat sendiri bengkel Kadal Balap Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Komponen kampas.kopling Honda NSR 150 yang dibuat sendiri bengkel Kadal Balap Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik sepeda motor terkadang merasakan kendaraannya tidak bertenaga terutama saat berakselerasi. Hal ini mengurangi kenyamanan berkendara. Ada kemungkinan kopling sepeda motor sudah mulai selip. Padahal sebelumnya Anda sudah mengganti kampas kopling tersebut.

    Baca: Kampas Rem Motor Habis Tak Diganti Bisa Merusak Komponen Lain

    Merujuk pada buku petunjuk manual produk sepeda motor, rata-rata interval pemakaian kanvas kopling mencapai 15.000-20.000 Km, atau sekitar 2 tahun dalam pemakaian normal. Namun dalam sejumlah kondisi, kampas kopling tersebut bisa saja lebih cepat aus.

    Mengutip laman Suzuki Indonesia, ada banyak hal yang dapat menyebabkan hal ini, salah satu yang paling umum adalah, perilaku mengemudi yang buruk, misalnya sering buka-tutup kopling sambil menghentak-hentakkan tuas gas, menggantung tuas kopling atau mengemudi dengan setengah kopling.

    Selain itu, kebiasaan menahan tuas kopling saat posisi berhenti lama, contohnya saat saat berhenti di lampu merah, pengendara menahan tuas kopling sementara posisi gigi masuk berisiko membuat kampas kopling cepat aus. Untuk jeda lama atau berhenti lama sekitar 1 menit, sebaiknya tuas kopling dibiarkan saja, dan posisi gigi dinetralkan. Baru ketika akan jalan, pengendara bisa kembali menarik tuas kopling dan posisi gigi dimasukkan kembali.

    Baca: Simak Untung Rugi Bore Up Mesin Motor Matic

    Selain dari perilaku mengemudi, kampas kopling yang cepat aus pun bisa disebabkan karena faktor setelah kopling yang terlalu dekat. Posisi ini diakui akan memudahkan saat harus berpindah gigi, tapi resikonya pengendara harus terus menekan tuas kopling saat kecepatan rendah.

    Untuk ukuran yang tepat, pengendara bisa mengatur jarak bebas tuas kopling sekitar 1,5-2 cm saja. Dengan cara ini, kampas kopling bisa dimaksimalkan, dan usia pakainya pun jadi lebih lama.

    Baca: Agar Gardan Motor Matik Berumur Panjang

    Yang tidak kalah pentingnya, wajib menggunakan kampas kopling yang direkomendasikan untuk pabrikan sepeda motor. Onderdil OEM ini memang cenderung lebih mahal, tapi kualitasnya jauh lebih maksimal ketimbang produk lokal, baik untuk performa mesin ataupun dalam hal usia pakai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.