Jelang Mudik, Pusat Aksesoris Mobil Blok M Diserbu Pengunjung

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pusat Aksesoris dan Sparepart (PAS) resmi dibuka di Mal Blok M, Minggu, 21 April 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    Pusat Aksesoris dan Sparepart (PAS) resmi dibuka di Mal Blok M, Minggu, 21 April 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, JakartaPusat Aksesoris dan Sparepart Mobil (PAS) Mal Blok M yang baru diresmikan Minggu, 21 April 2019, akan mengalami lonjakan pengunjung menjelang bulan Ramadan. Pasalnya sebelum mudik pengguna mobil umumnya akan melakukan servis terlebih dahulu.

     

    Direktur PT Indonesia Prima Property selaku pengembang Mal Blok M, Billie Fuliangsahar mengatakan, kalau dilihat dari kebiasaan masyarakat yang selalu datang ke bengkel sebelum mobilnya dipakai mudik. "Saya rasa peningkatannya sekitar 50 sampai 70 persen," ujarnya di Jakarta Minggu, 21 April 2019. 

    Baca: Begini Cara Pusat Aksesoris Mobil Blok M Meminimalisir Calo

    Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung Pusat Aksesoris Mobil Blok M di bulan Ramadan, lahan parkir juga sudah disiapkan. "Parkir akan naik sampai atas, ini kan posisinya di basement bawah, Itu kalau ditotal bisa menampung 360 unit mobil," kata Billie.

    Dari situ ia yakin dan optimistis kapasitas parkir cukup untuk menampung jumlah mobil yang masuk.

    Soal target pengunjung per bulan, ia memuturkan, masih melakukan monitor terlebuh dahulu, karena konsep auto mall ini masih sangat baru tahun ini. "Jadi kami belum berani targetkan jumlah pengunjung," tuturnya.

    Baca: Pusat Aksesoris dan Spare Part Mobil Resmi Dibuka di Mal Blok M

    Sebagai pengembang Mal Blok M, Billie, akan memantau terus setiap harinya berapa pengunjung Pusat Aksesoris Mobil Blok M yang datang baik hari kerja maupun akhir pekan. "Jika nanti sudah stabil akan ada target."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.