Formula 2 Baku City: Start dari Belakang, Sean Gelael Finish P7

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sean Gelael di balap pertama F2 Baku City, Sabtu, 27 April 2019. (Jagonya Ayam)

    Sean Gelael di balap pertama F2 Baku City, Sabtu, 27 April 2019. (Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia Sean Gelael mendapatkan poin pertamanya pada balapan Feature Formula 2 yang berlangsung di sirkuit Baku City Azerbaijan. Sean yang membawa bendera tim Pertamina Prema Racing ini finis di posisi ketujuh dan mendapat keuntungan naik dua tingkat ke posisi lima setelah pembalap tim Uni Virtuosi Racing, Luca Ghiottho dan pebalap Campos Racing Dorian Boccolacci mendapat penalti.

    Hasil ini dinilai luar biasa mengingat Sean start dari posisi paling belakang. Kematangan Sean Gelael membawanya meraih 14 poin awal di musim Ini.
     
    Feature Race Kejuaraan FIA Formula 2 2019 di Sirkuit Baku, Azerbaijan, berjalan dramatis. Seperti kebanyakan balapan di trek jalan raya, insiden selalu saja menjadi warna termasuk lomba hari Sabtu, 27 April 2019. 

    Baca: Hasil Formula 2 GP Bahrain: Sean Gelael Finis di Posisi Ke-10

     
    Menariknya, justru ketika awal drama terjadi tak lama selepas start, pembalap Team Jagonya Ayam Sean Gelael malah berhasil menghindari tabrakan beruntun di Tikungan 1 itu.
     
    Sean yang start dari P19 memanfaatkan kesempatan melihat kejadian di depannya. Dia berhasil menghindari dengan baik insiden tersebut dan memanfaatkan dampaknya dengan meraih banyak posisi. Di akhir Lap 1 pembalap tim PREMA Racing ini ada di posisi 10.
     
    "Sesungguhnya kecepatan mobil kami memang ada di sepuluh besar dan saya tenang setelah ada di sana," ujar Sean dalam siaran pers yang diterima Tempo, Sabtu malam, 27 April 2019.
     
    Setelah itu Sean memanfaatkan pengalamannya selama berlaga di Baku untuk tidak membuat sedikit pun kesalahan dan sebisa mungkin menjauhi potensi problem dengan pebalap lain.

    Baca: Cerita Sean Gelael Salip 12 Pembalap di F2 Bahrain

     
    Termasuk ketika menjelang lomba berakhir dia disusul oleh Luca Ghiotto (UNI-Virtuosi Racing) yang membuat posisinya melorot dari 7 ke 6. Namun karena Ghiotto berpotensi terkena penalti, Sean membiarkan pebalap Italia itu melewatinya. Ghiotto memang berpotensi didiskualifikasi akibat insiden dengan Sergio Sette Camara (DAMS). 
     
    "Akhirnya saya pecah poin juga. Kita lihat besok akan seperti apa berbekal hasil ini. Saya yakin dengan performa mobil kami dan semoga kembali meraih hasil bagus," ujar Sean yang pada Sprint Race hari Minggu, 28 April 2019 akan start dari P3.
     
    Dua pengalaman kontras didapat Sean dari dua Feature Race di Sakhir, Bahrain, dan Baku. Di Sakhir dia start dari P7 tapi gagal finis. Di Baku dia gagal di kualifikasi sehingga harus start dari P19, tapi malah finis di P5. Dua situasi itulah yang akan menempa Sean menjadi pebalap lebih baik di sisa musim F2 2019.
     
    Hasil Feature Race F2 Baku
    1. Jack Aitken (Campos Racing) 1:02:27.628
    2. Nyck de Vries (ART Grand Prix) +2.2
    3. Jordan King (MP Motorsport) +4.1
    4. Nicholas Latifi (DAMS) +4.6
    5. Dorian Boccolacci (Campos Racing) +9.4
    6. Luca Ghiotto (UNI-Virtuosi Racing) +9.6
    7. Sean Gelael (Prema Racing) +12.3
    8. Juan Manuel Correa (Sauber Junior Team by Charouz) +13.1
    9. Nikita Mazepin (ART Grand Prix) +13.6
    10. Anthoine Hubert (BWT Arden) +18.2
    11. Mahaveer Raghunathan (MP Motorsport) +29.7
    12. Ralph Boschung (Trident) +1:00:5
    13. Nobuharu Matsushita (Carlin) +1 lap
    DNF Louis Deletraz (Carlin)
    DNF Sergio Sette Camara (DAMS) 
    DNF Callum Ilott (Sauber Junior Team by Charouz)
    DNF Tatiana Calderon (BWT Arden)
    DNF Guanyu Zhou (UNI-Virtuosi Racing)
    DNF Mick Schumacher (PREMA Racing)
    DNF Giuliano Alesi (Trident)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.