8 Hari IIMS 2019, Mitsubishi Catatkan SPK 1.700 Unit

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Xpander AP4 Rally Concept diperkenalkan di IIMS 2019. Tempo/Wawan Priyanto.

    Mitsubishi Xpander AP4 Rally Concept diperkenalkan di IIMS 2019. Tempo/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), mencatatkan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1.700 unit selama 8 hari Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 berlangsung.

    Target penjualan yang ditetapkan Mitsubishi selama IIMS 2019 sebanyak 2.700 unit. Artinya dari target yang ditetapkan secara presentase baru mencapai 63 persen.

    Baca: Sosok Mini Mitsubishi Xpander Ini Bisa Tantang Toyota Calya

    "Untik info pencapian target kami masih di angka 63 persen, dari 2.700 baru mencapai 1.700-an," ujar Head of Jabodetabek Section Sales & Dealer Management Department PT MMKSI, Rully Halsa P di JIExpo Kemayoran, Jumat 3 Mei 2019.

    Dari total pencapaian tersebut kata Rully, Mitsubishi Xpander masih menjadi kontributor penjualan terbanyak dibanding jajaran lainnya seperti Pajero Sport, Triton, dan Outlander.

    "Mengenai detil kuantitas sampai tanggal 2 Mei atau hari ke 8 Pajero Sportsudah berhasil secara angka menjual 426 atau 66 persen, Xpander 62 persen atau 1.237 unit (termasuk limited), Outlander 32 persen atau 9 unit, Triton 28 unit sudah 100 persen," tutur Rully.

    Baca: Mengintip Perakitan Mitsubishi Xpander di Pabrik Cikarang

    Lanjut Rully mengatakan, pihaknya yakin sisa tiga hari IIMS berlangsung, target 2.700 unit yang sudah ditetapkan akan tercapai. Apa lagi dalam IIMS kali ini sudah mulai Mitsubishi Xpander sudah dilirik konsumen fleet.

    "Sisa 3 hari kita optimis karena kita juga dapat konfirmasi dari diler bahwa Xpander merambah ke fleet. Jadi beberapa fleet transaksi di IIMS cukup signifikan," ujarnya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.