Alasan Agnes Monica Lebih Menyukai Mobil SUV

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnes Monica. 4 Mei 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Agnes Monica. 4 Mei 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Agnes Monica mengaku menyukai mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) sejak lama. Penyanyi yang akrab disapa Agnez Mo ini mengungkapkan bahwa rutinitasnya sebagai penyanyi membuatnya bertambah nyaman jika mengendarai mobil jenis SUV. 

    "Saya sering latihan bersama, terus barang bawaannya banyak, suka pergi (latihan atau aktivitas) bareng-bareng juga," kata Agnes di booth DFSK di Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta, 4 Mei 2019.

    Baca: Agnes Monica Jadi Brand Ambassador DFSK Glory 580

    Ia mengaku menyukai model SUV yang memiliki desain sporty dan modern. Agnes tercatat sebagai Brand Ambasador SUV DFSK Glory 580 sejak tahun lalu. Tahun ini, Agnes melirik adik Glory 580 yakni Glory 560 karena memiliki desain yang juga tidak kalah keren dibanding kakaknya. "Saya ganti Glory 560, desainnya sporty dan stylish," ujarnya.

    Agnes Monica saat tampil di booth DFSK di IIMS 2019. Sabtu, 4 Mei 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Sabtu malam, Agnes tampil selama 1 jam di booth DFSK di IIMS 2019. Ia membawakan lagu-lagu populer yang selama ini dibawakannya. Ratusan pengunjung IIMS 2019 tampak memadati booth DFSK selama ia menyanyi, termasuk penggemar setianya. 

    Baca: Sore Ini Agnes Mo dan Ari Lasso Hibur Pengunjung IIMS 2019

    DFSK Glory 560 merupakan SUV terbaru yang diproduksi PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek DFSK di Indonesia. Model ini diproduksi di pabrik DFSK di Cikande, Serang, Banten. Meluncur di IIMS 2019, DFSK Glory 560 ditawarkan dalam 5 varian dengan harga mulai Rp 189 juta hingga Rp 139 juta. Glory 560 ditawarkan dalam dua pilihan mesin yakni 1.5L Turbo dan 1.8L non turbo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?