Sewa Roof Box untuk Mudik, Tarifnya Mulai Rp 95 Ribu per Hari

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Roof Box (Puri Motor)

    Ilustrasi Roof Box (Puri Motor)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pulang kampung atau mudik biasanya dibarengi dengan membawa banyak barang bawaan. Namun demikian, kapasitas bagasi yang terbatas terkadang cukup merepotkan. Di dalam kabin, penuh dengan penumpang, ruang bagasi yang menipis umumnya diatasi dengan memasang roof box, bagasi tambahan yang dipasang di atas atap kendaraan. 

    Roof box menjadi pilihan banyak pemudik mengingat daya tampung besar dan pemasangannya yang mudah. Namun demikian, roof box memiliki harga yang lumayan mahal. Sedangkan penggunaannya bisa dibilang sangat jarang, hanya di momentum tertentu seperti mudik Lebaran atau liburan akhir tahun ke luar kota. 

    Baca juga: Jangan Sembarangan Pakai Roof Box saat Mudik, Awas Kena Tilang

    Mahalnya harga roof box ini dimanfaatkan sejumlah orang untuk menyewakannya. Satu di antaranya adalah Puri Motor di Bekasi, Jawa Barat. 

    Owner Puri Motor, Indra Wicaksono, mengatakan bahwa untuk biaya sewa tergantung ukuran dan merek roof box dengan kisaran harga mulai Rp 95 ribu hingga Rp 250 ribu per hari. Namun biaya tersebut belum dengan jasa pemasangannya.

    "Thule size XL Rp 250 ribu per hari, Thule 300L (Rp 150 ribu), Whale 550L (Rp 200 ribu),
    Hapro 300L (Rp 95 ribu). Instalasi bongkar pasang Rp 150 ribu," ujarnya saat dihubungi Tempo, Selasa 21 Mei 2019.

    Baca juga: Roof Box Jadi Cara Menambah Daya Tampung Mobil saat Mudik 2019

    "Semua roof box sudah include crossraill," tambahnya.

    Indra juga mengatakan tidak ada batas minimal atau maksimal masa penyewaann. Syarat untuk menyewanya pun tidak ribet, cukup bawa foto copy kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

    "Pemasangan roof box di toko kami, nggak ada batas waktu, satu hari pun bisa," pungkasnya.

    Puri Motor sendiri terletak di Jalan Puri Gading Raya Ruko PG II No. 7, Bekasi, Jawa Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.