Terjebak Macet Panjang saat Mudik? Ini yang Harus Dilakukan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre di gardu tol darurat di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 kendaraan pemudik di jalan tol fungsional dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah meningkat, sehingga membuat kemacetan panjang di gardu tol darurat. ANTARA

    Kendaraan pemudik antre di gardu tol darurat di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 kendaraan pemudik di jalan tol fungsional dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah meningkat, sehingga membuat kemacetan panjang di gardu tol darurat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak masyarakat yang memilih menggunakan mobil pribadi untuk pulang ke kampung halamannya alias mudik Lebaran. Namun perjalanan akan terasa berat jika terjebak kemacetan.

    Lantas apa yang harus dilakukan saat perjalanan semakin berat karena macet panjang?

    Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menyampaikan yang pertama harus dilakukan adalah menerima kondisi macet tersebut. Karena jika tidak emosi tidak beraturan, yang otomatis membuat perjalanan semakin menyebalkan.

    Baca juga: Mudik 2019: Rest Area 207 Palimanan-Kanci Siapkan Gerai Otomotif

    "Menerima kondisi tersebut, jangan emosi," ujarnya saat dihubungi Tempo, Rabu 29 Mei 2019.

    Kenapa harus menerima kondisi macet tersebut? Karena menurut Sony mudik merupakan momentum yang tiap tahun terjadi. Jadi seharusnya para pemudik yang membawa mobil pribadi sudah tahu risiko terkena macet.

    Baca juga: Mudik Naik Mobil Lawas, 2 Suku Cadang Ini Sering Bermasalah

    Selain itu, tentu pemudik harus menyiapkan dan menjaga kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan jauh seperti mudik.

    "Mudik adalah tradisi tahunan yang dilakukan oleh hampir semua bangsa (seluruh wilayah Indonesia). Atur jadwal istirahat secara ketat untuk menekan kejenuhan," tutur Sony.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.