Jasa Marga Catat Volume Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Sejarah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara pintu tol Cikampek Utama pada H+3 Lebaran 2019 pukul 21.25. Antrean kendaraan mencapai lebih dari 20 kilometer. TEMPO/Wawan Priyanto

    Foto udara pintu tol Cikampek Utama pada H+3 Lebaran 2019 pukul 21.25. Antrean kendaraan mencapai lebih dari 20 kilometer. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dari pelayanan yang diberikan saat arus balik mudik Lebaran 2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat rekor volume lalu lintas (Lalin) tertinggi sepanjang sejarah di Jalan Tol Jakarta - Cikampek.

    Volume tersebut terhitung pada H+3 Lebaran yang jatuh pada Minggu, 9 Juni 2019, saat itu tercatat 166.574 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur seperti, Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon dan Bandung.

    Baca Juga: Menghitung Tarif Tol Arus Balik Menuju Jakarta, Ini Rinciannya

    Jumlah itu meningkat hampir tiga kali lipat dari volume lalulintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 67.345 kendaraan.

    Angka tersebut juga memecahkan rekor sebelumnya, pada periode yang sama tahun lalu. Pada 2018 Jasa Marga mencatat rekor tertinggi melayani volume lalu lintas saat arus balik Lebaran 2018, yaitu sebanyak 130.125 kendaraan arah ke Jakarta melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama.

    Lalin mudik dari arah Timur merupakan jalur dari arus balik di dua GT pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

    Dengan GT Cikampek Utama, dengan jumlah 109.296 kendaraan naik sebesar 309 persen dari LHR normal 26.705 kendaraan.

    Sedangkan GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 57.278 kendaraan, naik sebesar 41% dari LHR normal 40.640 kendaraan

    Corporate Secretary M. Agus Setiawan menjelaskan untuk melayani pengguna jalan dengan maksimal, Jasa Marga mengoperasikan total gardu operasi hingga empat kali lipat dari kondisi lalu lintas normal.

    Baca Juga: Arus Balik, Simak Jadwal Sistem Satu Arah hingga Contra Flow

    “Kami memaksimalkan kapasitas gerbang tol untuk melayani peningkatan volume lalu lintas, sebagai contohnya adalah 33 lajur transaksi serta 29 mobile reader yang dioperasikan secara tandem di GT Cikampek Utama dan 25 lajur transaksi serta 29 mobile reader yang dioperasikan secara tandem di G Kalihurip Utama,” jelas Agus dalam keterangan resminya, Senin 10 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.