Sistem Perintah Suara Wuling 'WIND' Bisa Pakai Bahasa Inggris?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fitur WIND (Wuling Indonesian Command), voice command berbahasa Indonesia, pada layar besar di tengah dashboard di Wuling Almaz 7 penumpang. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Fitur WIND (Wuling Indonesian Command), voice command berbahasa Indonesia, pada layar besar di tengah dashboard di Wuling Almaz 7 penumpang. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Tangerang - Wuling Motors Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru di pasat otomotif roda empat Indonesia. Produsen asal Cina itu menghadirkan sistem perintah suara atau voice command yang disebut Wuling Indonesian Command (WIND).

    Sistem yang bisa mengaktifkan berbagai fitur dan bagian pada mobil itu dibuat berbahasa Indonesia. Lantas apakah bisa jika sistem menerima perintah suara ber-bahasa Inggris?

    Menanggapi hal tersebut Product Planning WMI, Danang Wiratmoko menjelaskan bahwa saat ini WIND hanya bisa menerima perintah suara berbahasa Indonesia. Salah satu alasannya sistem tersebut dibuat khusus untuk pasar Indonesia.

    "Wind ini seperti yang sudah disampaikan Bu Dian (Dian Asmahani, Brand Manager WMI) memang dikembangkan untuk pasar Indonesia, lalu bahasa yang tersedia dalam perintah suara Wind hanya bahasa Indonesia saja," ujarnya kepada wartawan, di ICE BSD, Tangerang, GIIAS 2019, beberapa waktu lalu.

    "Jadi belum bisa pakai bahasa inggris untuk sekarang," tambah Danang.

    Namun lebih lanjut Danang menjelaskan, sistem perintah suara Wind akan tetap merespon suara pengguna meski memakai bahasa Inggris. Hanya saja perintah tersebut tidak bisa dilakukan oleh Wind.

    Kata Danang, Wind akan mengeluarkan beberapa jenis respon jika pengguna memberinya perintah suara dengan bahasa Inggris ataupun kata-kata yang tidak dimengerti.

    "Ketika kita memberikan perintah dalam bahasa lain atau perintah yang tidak ada dalam kosa kata dia, dia akan tetap merespon. Jadi misalnya 'halo wuling', dia jawab 'halo', lalu perintahnya pakai bahasa inggris 'open the window', responnya 'maaf coba diulangi lagi'. Ketika kita terus menerus mengucapkan perintah yang dia tidak pahami dia akan mengeluarkan beberapa jenis respon yang menunjukan bahwa sistem perintah suara itu tidak mengenali perintah kita, seperti 'silahkan coba lagi' atau 'maaf saya bingung'," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.