Bahan Bakar Biodiesel B30 Diuji Kehandalan dengan Jarak 640 KM

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri ESDM Ignatius Jonan saat peluncuran B30 di Kementerian  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Pemerintah melakukan uji coba penggunaan Bahan Bakar campuran Biodiesel 30% (B30) pada bahan bakar solar kendaraan bermesin diesel. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri ESDM Ignatius Jonan saat peluncuran B30 di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Pemerintah melakukan uji coba penggunaan Bahan Bakar campuran Biodiesel 30% (B30) pada bahan bakar solar kendaraan bermesin diesel. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral melanjutkan pengetesan biodiesel B30 dengan melakukan uji jalan berjarak 640 km. Hal ini dilakukan setelah sukses uji coba start ability di Dieng, Jawa Tengah pada Rabu 14 Agustus 2019.

    Berangkat pada Kamis pukul 03:00 WIB, jalan yang ditempuh melalui Lembang, Cileunyi, Panjalu, Majalengka, Kuningan, Ciledug, Tegal, Slawi, Guci dan balik menuju Lembang. Target total jarak tempuh hingga Oktober adalah 50.000 km.

    Dalam pengujian jalan ini, terdapat sekitar delapan kendaraan penumpang dibawah 3,5 ton yang mengikuti uji coba jalan, antara lain Toyota Fortuner yang diisi dengan bahan bakar B20 dan B30, Nissan Terra B20 dan B30, Toyota Pajero Sport B20 dan B30 serta pikap DFSK supercab.

    "Setiap mobil yang menggunakan bahan bakar B20 dan B30 adalah untuk perbandingan hasil dan menguji eifisiensi dari bahan bakar tersebut yang nantinya akan kita cek selanjutnya," ungkap Peneliti Bio Diesel B30, Muhammad Indra Al Rasyid, Kamis 15 Agustus 2019.

    Setiap kendaraan yang mengikuti uji jalan ini, masing-masing diisi tiga penumpang dengan satu driver, hal tersebut dilakukan agar menyama ratakan beban yang terdapat pada setiap kendaraan.

    Sedangkan uji jalan juga dilakukan pada kendaraan dengan bobot di atas 3,5 ton. seperti truk Mitsubishi Fuso Colt Diesel, Isuzu NMR71TSD, dan UD Truck dengan rute tempuh adalah Lembang, Karawang, Cipali, Subang, Lembang sejauh 350 Kilo Meter (KM). Target total jarak tempuh hingga Oktober adalah 40 ribu KM.

    Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Indra ini menjelaskan, setelah menempuh jarak 10.000 km kendaran-kendaraan tersebut dilakukan pengujian, untuk bobot diatas 3.5 ton ini mendapat pengujian emisi metode ECE R83, uji fuel economy metode ECE R101, uji performa metode chasis dynamometer serta uji filter bloking.

    "Untuk bobot dibawah 3,5 ton, kami melakukan pengujian seperti uji emisi opasitas, uji peforma metoda akselerasi, dan uji filter blocking," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.