Esemka Diharapkan Segera Bergabung ke Gaikindo

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil Esemka di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah. Tempo/Dinda Leo Listy

    Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil Esemka di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah. Tempo/Dinda Leo Listy

    TEMPO.CO, Makassar - Kehadiran mobil Esemka cukup menyedot perhatian orang banyak. Tak terkecuali Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang berharap agar Esemka segera bergabung menjadi anggota Gaikindo.

    Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan bahwa hingga saat ini Esemka memang belum ada wacana untuk masuk ke Gaikindo. Karena menurutnya saat ini PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen Esemka sedang sibuk mengurus segala hal terkait produk dan lainnya.

    "Saya mengerti bahwa mereka saat ini pasti sedang sibuk sekali set up indsitrunya," ujarnya kepada wartawan, di Makassar, Selasa 11 September 2019.

    Namun ke depannya, lanjut Nangoi, ia berharap Esemka masuk menjadi anggota Gaikindo. Di mana dengan begitu Gaikindo sebagai asosiasi industri punya kekuatan baru untuk mengembangkan industri otomotif tanah air.

    Simak video prototipe mobil Esemka di pabrik perakitan di Boyolali: 

    Apalagi Esemka merupakan merek dan produk lokal, yang diyakini akan mempunyai peran penting dalam membangung industri otomotif Indonesia.

    "Sampai saat ini Esemka belum menjadi anggota Gaikondo, tapi kita melihat nantinya kita sangat berharap Esemka dapat bekerjasama dengan Gaikindo untuk memperkuat inustri oromotif Indonesia," tutur Nangoi.

    "Mudah-mudahan dia bisa jadi anggota Gaikindo sehingga industri otomotif Indonesia makin kuat," ujarnya.

    Sebelumnya, Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Eddy Wirajaya menyatakan Esemka memang ingin bergabung dengan Gaikindo. "Kami akan menuju ke sana. Nanti kami informasikan lebih lanjut lagi," kata Eddy di sela-sela peresmian pabrik perakitan mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 6 September 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.