DFSK Garap Pasar Lombok Lewat Pikap Super Cab

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DFSK Super Cab saat dipamerkan di GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    DFSK Super Cab saat dipamerkan di GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Mataram - PT Sokonindo Automobile atau dikenal DFSK mulai mengembangkan pasarnya di Lombok terhitung Kamis 26 September 2019. Dealer di Lombok adalah dealer ke 60 dari rencana sampai akhir tahun 2019 ini mencapai 90 dealer di Indonesia. Salah satu kendaraan andalan adalah Super Cab yang diklaim telah terjual 1.900 unit sejak pabrik di Cikande dibangun. "Super cab ini hanya diproduksi di Indonesia," kata Regional Sales Manager PT Sonindo Automobule di Indonesia Dwi Nurtanto, sewaktu memberikan keterangan pers seuai peresmian PT Cakraniaga Kencana sebagai dealer DFSK di Lombok. 

    Saat ini, DFSK telah memiliki line up meliputi Glory 560 empat type mulai Rp 209 juta sampai Rp 259 juta, Glory 580 lima type mulai Rp 277 juta hingga Rp 335 juta dan dua type Super Cab mulai Rp 152 juta dan Rp 179 juta. DFSK menanamkan investasinya sebesar US 150 juta atau sekitar Rp 2,25 triliun guna mendirikan pabrik di Cikande yang mampu menghasilkan 50 ribu unit kendaraan setahun.

    Deputy Sales Head PT Sokonindo Automobile Rifin Tan, menyebutkan produksi DFSK di Indonesia diekspor ke berbagai negara jiran mula dari Srilangka, Nepal, Bangladesh. Bahkan triwulan IV - 2019, sebanyak 3.000 unit akan diekspor ke Filipina.  

    Direktur PT Cakraniaga Kencana Randi Ang mengatakan menargetkan Lombok mampu menjual 10 persen dari pangsa pasar kendaraan roda empat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selama ini NTB menyumbang penjualan kendaraan bermotor sebesar lima persen untuk pasar nasional.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), DFSK berada di urutan ke-13 di Indonesia.  Sedangkan target pasar PT Cakraniaga Kencana adalah menjual Super Cab sebagai pasar petani tembakau di NTB. "Para petani tembakau butuh mobil niaga," ujar Randi Ang. Di Lombok, bisa menjual lebih 100 unit setiap bulannya.

    Di Indonesia, PT Sokonindo Automobile juga menjadi Agen Pemegang Merek (APM) mobil penumpang DFSK dan memasarkan 7-seater City SUV, DFSK Glory 580 dan Glory 560, serta mobil komersial pick-up, Super Cab.  Produk yang diproduksi di pabrik modern dengan prinsip Industry 4.0, di Cikande, Serang, Banten ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menawarkan super warranty 7 tahun/150.000 km. Di masa mendatang pabrik Sokonindo akan terus memperkenalkan model SUV yang menarik tak hanya ke pasar Indonesia, namun juga diekspor ke pasar Asia Tenggara dan pasar global lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.