Busi Racing Apakah Cocok untuk Mobil Harian?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Busi Mobil. Sumber: daihatsu.co.id

    Ilustrasi Busi Mobil. Sumber: daihatsu.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak pemilik kendaraan yang ingin meningkatkan performa mobil dengan mengganti sejumlah part. Salah satunya dengan mengaplikasi busi racing untuk penggunaan harian. Padahal kadang kala penggunaan part racing tidak cocok untuk digunakan sehari-hari.

    Anggapan busi racing mampu mendongkrak tenaga memang tidak sepenuhnya salah, namun jika digunakan pada mesin mobil standar yang dipakai harian maka tidak sesuai peruntukannya dan bisa terjadi justru merugikan. Seperti dikutip dari laman Suzuki, busi racing seharusnya hanya digunakan pada lintasan balap. Busi balap sudah didesain khusus untuk aplikasi mesin berkompresi tinggi.

    Busi racing didesain untuk mesin yang berjalan pada kecepatan yang jauh lebih tinggi daripada mobil standar, kompresi juga tidak sama dengan suhu, getaran, dan pembakaran yang melampaui kondisi di dalam mesin mobil standar atau mobil yang biasa digunakan sehari-hari.

    Karena itulah, memakai busi balap atau racing untuk mobil harian bukan cara yang tepat untuk meningkatkan kemampuan mobil. Secara karakteristik, busi balap sendiri peruntukannya untuk kondisi ekstrim. Jika digunakan pada mesin mobil standar, efeknya akan tidak beda dengan sepeda motor yang memakai busi racing. Dampak merugikan akan terasa, mulai dari terjadinya deposit karbon yang berlebih sampai misfiring. Konsumsi bahan bakar juga akan lebih boros.

    Masih penasaran dan ingin tahu dampak menggunakan busi racing di mobil standar yang biasa digunakan sehari-hari? Pemilik mobil bisa menanyakannya langsung ke mekanik di bengkel resmi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.