Penjualan Mobil Toyota di Banyuwangi Tembus 372 Unit per Bulan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan mobil hybrid Toyota di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur, 9 Oktober 2019. (TAM)

    Deretan mobil hybrid Toyota di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur, 9 Oktober 2019. (TAM)

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Banyuwangi sebagai salah satu kabupaten di ujung Pulau Jawa tak luput dari ekspansi produk Toyota. Setiap bulannya, rata-rata 372 unit mobil terjual di kabupaten ini.

    "Penjualan secara total di Jawa Timur sektiar 26.700 unit per bulan. Nah di Banyuwangi itu menyumbang rata-rata 372 per bulan," ujar Branch Manager Auto2000 Banyuwangi, Bayu Nugroho di sela-sela kegiatan test drive mobil listrik Toyota, Rabu, 9 Oktober 2019.

    Bayu menambahkan bahwa respons masyarakat Banyuwangi terhadap berbagai produk Toyota sangat positif. Bahkan, kata dia, Toyota memimpin market share sekitar 25 persen. Adapun mobil terlaris di Banyuwangi didominasi Toyota Avanza dengan persentase 25 persen, mobil LCGC sekitar 23 persen, dan 19 persen Toyota Rush. Sisanya, kata dia, beberapa produk lain.

    "Lima tahun di Banyuwangi, kami sudah mendapat respons positif. Total penjualan dari Januari - September 2019 ini sudah mencapai 817 unit,"ujarnya.

    Capaian itu menurut Bayu tak lepas dari layanan after sales Toyota, yang selalu berupaya memberikan layanan terbaik. Saat ini kata dia, Auto2000 Banyuwangi sudah menyediakan 3 layanan, diantaranya penjualan, servis, dan penjualan suku cadang.

    "Rata-rata bengkel kami menerima pelanggan sekitar 50-54 unit per hari. Total servis dari Januari - September 2019 ada lebih dari 9.000 unit,"ujarnya.

    Tak hanya itu, Auto2000 Banyuwangi saat ini sudah menyediakan servis untuk mobil hybrid. Hal itu tak lepas dari komitmen Auto200 untuk mendukung program elektrifikasi. Adapun penjualan mobil hybrid di Banyuwangi kata dia sudah mulai bergairah meski belum signifikan.

    "Respons mobil listrik (hybrid) mulai baik. Kami juga sudah mendapatkan pembelian satu unit Toyota C-HR hybrid di sini,"ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.