Punya 10 Dealer, Mahindra Incar Konsumen Fleet di Luar Pulau Jawa

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahindra Scorpio resmi masuk Indonesia, Bogor, 17 Oktober 2019. Model ini dipasarkan RMA Indonesia. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Mahindra Scorpio resmi masuk Indonesia, Bogor, 17 Oktober 2019. Model ini dipasarkan RMA Indonesia. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Bogor - RMA Indonesia resmi memasarkan Mahindra Scorpio mulai 17 Oktober 2019. Mobil asal India ditawarkan dalam dua model yakni single cabin dan double cabing. 

    Untuk jaringan layanan purna jualnya Head of International Operations, Automotive, Mahindra & Mahindra Ltd, Joydeep Moitra, Mengatakan bahwa Mahindra sudah punya 10 dealer yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

    "Di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan," ujarnya di Bogor, Kamis 17 Oktober 2019.

    Adapun ke 10 dealer tersebut untuk di daerah Jawa terletak di Depok, Bandung, Kudus, dan Bali. Lalu untuk daerah Sumatera berlokasi di Palembang, Jambi, Medan, dan Aceh.

    Sedangkan sisa dua dealer lainnya berada di Kalimantan yang terletak di Balikpapan dan Pontianak.

    Simak video peluncuran Mahindra Scorpio:

    Sementara untuk target konsumen, Moitra menjelaskan bahwa mobil ditargetkan untuk konsumen fleet alias borongan, namun tidak menutup kemungkinan juga bisa untuk pasar retail. Dan penjualannya akan lebih difokuskan di luar Pulau Jawa.

    "Karena kami melihat lebih pasarnya lebih banyak di luar pulau Jawa," lanjutnya.

    "Scorpio adalah produk andal yang akan memfasilitasi armada dan pelanggan bisnis untuk mencapai tujuan yang diinginkan," tambah Moitra.

    Untuk diketahui, RMA Indonesia membanderol Scorpio single cabin 4x4 MT Rp 278 juta on the road, sedangkan Mahindra Scorpio double cabin 4x4 MT dibanderol Rp 318 juta on the road, dengan empat pilihan warna yakni Red Rage, De-Sat Silver, Diamond White, dan Napoli Black.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.