Mobil Listrik Diklaim Lebih Hemat Seperlima Biaya Mesin Bensin

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat pengisian tenaga listrik di Yokokawa Rest Area. TEMPO/Dian Andyanto

    Alat pengisian tenaga listrik di Yokokawa Rest Area. TEMPO/Dian Andyanto

    TEMPO.CO, Yokokawa - Pengisian daya listrik pada mobil listrik di Jepang sudah banyak di temui sepanjang jalan dan lokasi keramaian. Mobil bertenaga listrik sudah jamak. Alat pengisi bahan bakar elektrifikasi ini terdapat di banyak tempat, termasuk di rest area bersanding dengan pom bensin seperti di Yokokawa Rest Area.

    Yoshida, lelaki paruh baya yang jalan-jalan dengan mobil Mitsubishi i MIEV menyempatkan mengisi (charge) tenaga listrik di rest area antara Tokyo dan Nagano itu.

    Yoshida, lelaki paruh baya yang jalan-jalan dengan mobil Mitsubishi i MIEV melakukan pengisian daya mobil listrik. TEMPO/Dian

    Menghitung daya listrik yang digunakan berdasarkan waktu mengisi daya. "Satu menit pengisian sekitar 8 YEN (sekitar Rp 1.040)," katanya. Ia mengaku rata-rata mengisi sekitar 30 menit, dan tak tentu waktunya tergantung seberapa kerap mobil digunakan.

    Yoshida membandingkan tenaga listrik dan bahan bakar fosil seperti bensin yang digunakan mobil sebelumnya. "Jauh irit, sampai seperlima dari bahan bakar bensin," kata dia.

    Mesin EV Charger yang terdapat di rest area tersebut dikelola Takaoka Toko. Dan pengisian daya listrik dilakukan sendiri, begitupun pembayaran digunakan dengan uang elektronik.

    S. DIAN ANDRYANTO (YOKOKAWA)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.