Isuzu Optimistis Bisa Bersaing di Konsumen Retail, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Isuzu mu-X, Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, 14 November 2019. TEMPO/Wira Utama

    Isuzu mu-X, Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, 14 November 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, SukabumiIsuzu Astra Motor Indonesia sebagai pemain utama kendaraan diesel di Indonesia memang moncer di segmen pasar fleet. Namun bukan berarti mereka luput dari pasar retail atau konsumen untuk penggunaan pribadi.

    "Kami yakin mobil diesel masih memiliki pasarnya sendiri untuk penggunaan pribadi," ujar GM Marketing Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril, di sela-sela kegiatan Tes Drive Isuzu mu-X i-series, Rabu malam, 13 November 2019.

    Sifat mesin diesel, kata Asril, punya karakter yang kuat. Dikenal lebih irit dan tangguh, terlebih mesin-mesin dari Isuzu. "Sudah ada segmen pasar yang membutuhkan kendaraan tersebut," ujarnya.

    Selain itu, Isuzu saat ini memang tengah berkonsentrasi untuk kendaraan komersial. Tetapi, kalau melihat trend penjualan Isuzu secara global, kata Asril, perbandingan antara Commercial Vehicle (CV) dan Light Commercial Vehicle (LCV) itu berimbang.

    "Jadi kami melihat masih ada peluang (konsumen pribadi) untuk tumbuh dan perkembangan," ujarnya.

    Adpaun strategi Isuzu Indonesia pada tahun 2020 masih berkonsetrasi pada kendaraan kendaraan komersial. Meski demikian, Isuzu tidak akan meninggalkan produk passenger car. Mereka punya dua model yakni Isuzu mu-X dan Isuzu D-max.

    "Kedua mobil ini juga lebih diarahkan sebagai kendaraan untuk bekerja dan dapat membantu konsumen kami dalam kegiatan mereka sehari-hari. Baik untuk arget bisnis maupun target pribadi, sesuai dengan tagline baru kita Isuzu Real Partner, Real Journey," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.