Helm Cargloss Khusus Hijab Lebih Nyaman, Simak Kelebihannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helm Cargloss khusus pengguna hijab, Sumber: Antara

    Helm Cargloss khusus pengguna hijab, Sumber: Antara

    TEMPO.CO, JakartaCargloss mencoba menggarap pasar atau segmen yang berbeda dengan menghadirkan helm khusus pengguna hijab. Pasar ini diyakini memiliki potensi menjanjikan karena pengguna hijab di Indonesia cukup besar.

    “Mayoritas di Indonesia ini kan muslim dan banyak juga muslimah yang sudah menggunakan motor maka dari itu kita ciptakan helm ini,” ungkap Research and Development Cargloss, Maman Haruman di booth Cargloss pada ajang IIMS Motobike Expo 2019, Istora Senayan, Minggu 1 Desember 2019.

    Helm ini mengusung konsep yang dapat menyatukan para pengguna hijab dengan paduan warna lembut dan dapat menunjang aktifitas berkendara mereka dengan nyaman ketika menggunakan helm tersebut.

    “Konsep itu sendiri hadir dengan warna yang sesuai dengan hijab, yakni lembut dengan warna warna pastel yang kita hadirkan,” kata Maman.

    Tidak hanya menghadirkan warna yang cukup stylish, tetapi helm ini juga dirancang dengan bentuk yang nyaman untuk para pengguna hijab sehingga tidak merasa risi ketika mengenakannya.

    “Pemakai hijab tidak terganggu dengan hijabnya pada saat menggunakan helm, jadi dia tetap merasa nyaman karena kita sudah desain pelindung kepala dengan merubah bentuk khusus untuk sanggulnya,” jelasnya.

    “Jadi mereka tidak merasa terganjal atau merasa terganggu dengan sanggul hijabnya ,” tambah Maman.

    Meski sudah ada perubahan pada lengkungan bagian belakang, Cargloss tidak menghilangkan tingkat keamanan bagi pengguna helm versi hijab tersebut.

    Pada ajang IIMS Motobike Expo 2019, Cargloss memberikan harga spesial yaitu Rp270 ribu dan selepas acara ini akan dibanderol Rp275 ribu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.