Mitsubishi Triton Knight Tampang Lebih Garang, Produksi Terbatas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Triton Knight. Sumber: headlightmag.com

    Mitsubishi Triton Knight. Sumber: headlightmag.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi Malaysia menghadirkan varian edisi terbatas untuk Mitsubishi Triton dengan embel-embel Knight Limited. Dengan membawa model teratas Triton Adventure X kini hadir lebih garang dengan kombinasi striping minimalis namun memberi kesan lebih sporty. Mesin masih sama dengan model sebelumnya MIVEC Turbo Diesel Engine.

    Mitsubishi Triton Knight hanya tersedia dalam White Diamond saja, didekorasi dengan grille abu-abu dengan tulisan Mitsubishi yang besar. Pada sisi bodi samping memiliki strip oranye, kuning dan hitam. Dilengkapi dengan alis, awning, dan Sport Bar di belakang bak, rodanya tetap berukuran sama 18 inci.
    Kabin menambahkan pintu anti-kicking dan karpet lantai hitam. Pada bagian pinggir dikombinasi warna merah dengan tulisan Knight. Fitur standar mencakup layar 7 inci, mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, serta kamera Driving Video Recorder (DVR).

    Mitsubishi Triton Knight mengandalkan dapur pacu tidak berbeda dari model sebelumnya dengan mesin diesel turbo 2,4 liter dengan daya maksimum 181 tenaga kuda, torsi maksimum 430 Nm, dipasangkan dengan transmisi otomatis 6-percepatan yang ditransmisikan melalui penggerak empat roda. sistem, Super Select 4WD II, dengan mode off-road.

    Mitsubishi Triton Knight diluncurkan di Malaysia pada 10 Desember dan akan dijual dengan jumlah terbatas hanya 120 unit. Mobil ini akan mendapat jaminan garansi 5 tahun atau 200.000 kilometer. Harga tidak naik dari model Triton Adventure X pada 137.900 ringgit atau sekitar Rp 466 jutaan.

    HEADLIGTMAG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.