Begini Jadinya Sedan Mewah Rolls Royce Dilukis Seniman Jalanan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rolls Royce Phantom dilukis seniman jalanan. Sumber: carscoops.com

    Rolls Royce Phantom dilukis seniman jalanan. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian orang mungkin saja akan menolak jika mobil mewahnya dilukis oleh pelukis jalanan. Namun salah satu sedan mewah Rolls Royce Phantom di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ini justru menjadi kanvas bagi pelukis jalanan. Seorang pelukis asal AS radley Theodore menggarap lukisan kontemporer sedan mewah tersebut.

    Rolls Royce Phantom khusus ini setelah dilukis menjadi unik dan nyentrik. Proyek ini diduga bukan merupakan garapan resmi dari pabrikan Inggris, tetapi lebih merupakan upaya individu atau pesanan dari konsumen. Mobil itu diambil gambar dari Abu Dhabi Motors di Uni Emirat Arab.

    Rolls Royce Phantom dilukis seniman jalanan. Sumber: carscoops.com

    Meski goresan tersebut datang dari seniman jalanan namun hasilnya cukup mengejutkan. Abu Dhabi Motors memposting foto di halaman Facebook-nya dengan tulisan berikut. “Theodore telah mengguncang dunia seni kontemporer dengan penggunaan warna yang mencolok ini, hasratnya terhadap fashion dan kepribadiannya. Apa yang terjadi ketika seni dan kemewahan bergabung? ”

    Jawaban atas pertanyaan itu adalah Rolls-Royce Phantom yang kini bergaya seni. Jika Anda bukan penggemar karya seni dan lebih mementingkan nilai jual kembali, Anda akan senang mengetahui cat biru asli aman karena mobil telah dibungkus terlebih dulu sebelum Theodore diizinkan melepaskan kreativitasnya.

    Adapun interiornya, sama indahnya seperti ketika meninggalkan pabrik Goodwood. Sepertinya tidak ada yang menunjukkan bahwa seniman diizinkan masuk dengan membawa kuas.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.