Mobnas Turkey TOGG Tinggalkan Jauh Teknologi di Mobil Esemka

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil nasional Turki TOGG. Sumber: carscoops.com

    Mobil nasional Turki TOGG. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Turki telah memiliki mobil nasional TOGG yang diluncurkan pada Jumat 27 Desember 2019. Mobil nasional itu berupa mobil SUV kompak dan sedan bertenaga listrik. Desain mobil Turki ini futuristik yang merupakan hasil rancangan desainer asal Italia. Bagaimana jika diperbandingkan dengan mobil racikan PT Solo Manufaktur Kreasi atau Esemka yang diklaim memiliki tingkat kandungan lokal tinggi?

    Saat peluncuran Esemka Bima pada pertengahan tahun ini, ada sejumlah line up protitipe yang terbuka kemungkinan akan dipasarkan di tahun 2020. Diantaranya, Esemka Garuda 1, Esemka Rajawali, Esemka Listrik, dan mobil VVIP antibeluru berbasis Volvo XC90 yang dirancang ulang Esemka. Beberapa mobil ini telah menjalani pengujian dan pengembangan sejak 2009.

    Mobil Esemka prototipe di pabrik perakitan Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu 7 September 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Esemka Garuda 1 merupakan sosok yang paling mungkin lebih dulu meluncur setelah Bima. Hal ini dengan beberapa kali mobil ini diuji di jalanan. Secara sepintas mobil ini mirip dengan Foday Landford yang juga memiliki desain 11-12 dengan Toyota Land Cruiser 2000-an awal. Desainnya memang terlihat gagah namun jika dijejerkan dengan SUV TOGG maka akan kalah kekinian.

    Garuda 1 disebut-sebut akan menggunakan mesin 2 liter yang menhasilkan tenaga 136 Dk pada 5.250 rpm dengan torsi puncak 200 Nm pada 3.000 rpm. Artinya masih menggandalkan mesin bensin konvensional bandingkan TOGG yang sudah mengadopsi full listrik.

    Adapun mobnas Turkey, kata bos TOGG Gürcan Karaka, mengandalkan motor listrik dengan tenaga 200 HP atau 400 HP. Versi dengan baterai yang lebih besar diklaim mampu dipacu dari nol hingga 100 km/jam dalam 4,8 detik, dengan jangkauan lebih dari 500 KM. Baterainya sendiri bisa diisi ulang hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.

    Esemka sendiri juga memiliki prototipe mobil listrik yaitu dengan model kabin ganda. Model ini memiliki desain depan mirip dengan Garuda 1 namun dengan bak terbuka. Soal mesin listriknya, petinggi bos Esemka saat ini masih enggan menjelaskan. Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Eddy Wirajaya mengatakan bahwa sangat mungkin mobil-mobil prototipe itu suatu saat nanti akan diproduksi. "Saat ini kami masih fokus pada produksi mobil niaga ringan Esemka Bima," kata Eddy di sela-sela peresmian pabrik, Jumat, 6 September 2019.

    Mobil Aemoured yang dibuat Esemka di Pabrik Esemka Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Terakhir, Esemka memiliki andalan mobil SUV berkategori VVIP yang memiliki tingkat pengamanan tinggi. Mobil ini menggunakan basis Volvo XC90 artinya Esemka hanya memodifikasi saja bukan merancang. Salah satu inisiator mobil Esemka Dwi Budhi Martono mengatakan mobil SUV berlogo Moose tersebut memang berlapis baja dan anti-peluru. "Meskipun peluru bisa menembus bodi luarnya, tapi akan tertahan di baliknya, tidak sampai menembus ke dalam, Jadi seperti menembak karung," kata Budhi.

    Tempo mengamati pada beberapa bagian mobil itu bertuliskan merek Volvo. Salah satunya pada bagian kaca lampu seinnya. Menurut Budhi, memang ada beberapa bagian yang dipesan dari Volvo. "Dan Volvo mencantumkan mereknya sebagai bentuk pertanggungjawaban atau jaminan terhadap kualitas produknya," kata Budhi.

    Ihwal berapa kisaran harganya, Budhi hanya mengatakan, "Yang jelas harganya M (miliar), tapi berapa tepatnya saya tidak tahu," kata Budhi.

    Namun keberadaan fitur otonom level 2 yang akan ditanamkan di mobil nasional Turki ini membuat Esemka masih ketinggalan. Diantara fitur tersebut adalah adanya Slow Traffic Pilot dengan memanfaatkan kemajuan teknologi 5G. Mode ini juga akan menampilkan "Holographic Assistant", yang menurut mereka adalah sistem yang menggunakan algoritma pelacakan mata dan pencitraan 3D holografik untuk memberikan pengalaman pengguna yang futuristik .

    "Teknologi Holographic Assistant akan mengubah pengalaman dalam mobil sepenuhnya dengan mengganti teknologi tampilan 2 dimensi yang saat ini digunakan di mobil dengan pencitraan 3D dan teknologi augmented reality."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.