TVS Siapkan Motor Bebek Murah, Akan Masuk Indonesia?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TVS Rockz 125 yang sedang menjalani pengujian di India. Indianautosblog.com

    TVS Rockz 125 yang sedang menjalani pengujian di India. Indianautosblog.com

    TEMPO.CO, Jakarta - TVS, produsen asal India telah lama tidak meluncurkan produk baru. Di India, salah satu produsen besar sepeda motor di India ini melakukan pengujian sepeda motor baru yang memiliki bodi mirip dengan TVS Rockz 125 yang dijual di Indonesia. Penampakan motor baru TVS ini diungkap salah satu blog di India, IndianAutosblog yang tertangkap kamera di Jalan Raya Krishnagiri yang berjarak sekitar 80 km dari pabrik TVS Hosur di Tamil Nadu.

    TVS Rockz 125 yang dijual di Indonesia. Sumber: tvsmotor.co.id

    Pada TVS Rockz 125 kali ini, miliki tampilan model yang dijual saat ini. Model baru memiliki bodi yang tajam meski hampir sebagian besar masih memiliki kemiripan. Pada bagian pengereman masih mengandalkan teromol bukan cakram model saat ini. Sektor lampu depan dan belakang masih memiliki kemiripan. Suspensi depan masih mengandalkan teleskopik dan suspensi belakang tanpa menggunakan subtank nitrogen.

    Ada kemungkinan, TVS akan menghadirkan motor murah dengan mengurangi fitur motor terkini. Namun ada kelebihan pada motor baru ini yaitu keberadaaan rak bagasi yang cukup handal untuk mengangkut barang. Rak ini terbuat dari besi pipa yang diyakini cukup kuat. Jika model ini masuk ke Indonesia, merupakan strategi TVS untuk menyasar motor untuk usaha dan mengangkut barang. Tentunya dengan harga yang terjangkau menjadi kekuatan pada produk ini.

    TVS Rockz 125 saat ini menggunakan mesin SOHC 125 cc silinder tunggal berpendingin udara yang menghasilkan daya puncak 9,8 BHP pada 7.500 rpm dan torsi maksimum 9,8 Nm pada 5.500 rpm. Mesin ini dipasangkan dengan gearbox 4-speed.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.