Ini Alasan Ban Mobil Tak Cocok Dipakai pada Sepeda Motor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barisan ban mobil yang tengah diproduksi, Hankook merupakan perusahaan multinasional asal Korea Selatan, yang bergerak di bidang industri otomotif. Geumsan, Korea Selatan, 2 Maret 2015. SeongJoon Cho/Getty Images

    Barisan ban mobil yang tengah diproduksi, Hankook merupakan perusahaan multinasional asal Korea Selatan, yang bergerak di bidang industri otomotif. Geumsan, Korea Selatan, 2 Maret 2015. SeongJoon Cho/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kadang kala orang ingin tampil beda dengan melakukan modifikasi pada kendaraannya. Misalnya mengganti ban sepeda motor mereka dengan ban mobil. Namun penggantian tersebut akan membahayakan penggunanya. Alasannya, kedua ban memiliki profil dan bentuk yang sangat berbeda.

    Ban sepeda motor memiliki profil yang ramping dengan bentuk lebih membulat dari tapaknya. Adapun ban mobil memiliki tapak yang lebar dan rata. Ban mobil akan mengalami kemiringan karena pemindahan berat hingga kinerja suspensi saat melewati kontur jalan yang tak rata. Namun pada mobil, lean atau kemiringan diatasi dengan penggunaan pegas suspensi yang lebih keras dan sasis yang rigid. Mobil membutuhkan ban tetap menapak sempurna saat berbelok untuk mendapat cengkeraman yang maksimum.

    Berbeda dengan ban sepeda motor yang justru membutuhkan kemiringan saat menikung dengan kecepatan tinggi. Sehingga profil ban lebih ramping, membulat bukan bentuk kotak pada ban mobil. Bahkan, saat menghadapi tikungan cepat butuh gerakan badan condong pada satu sisi agar sepeda motor bisa berbelok sempurna dan ban sampai limit dinding samping.

    Dalam pengujian pada Honda Valkyrie di Tail of the Dragon, perbatasan North Carolina dan Tennessee dengan 318 tikungan hanya dalam 11 mil. Kendaraan ini mencoba menggunakan ban mobil pada sepeda motor.

    Ketika sepeda motor miring, ban mobil itu berada di bagian tepinya, dengan sekitar sepertiga dari tapak yang menempel di jalan. Hanya saja dengan cepat si pengendara langsung memutuskan untuk melawan tikungan itu untuk menghindari loss control. Semakin posisi menikung maka tapak yang menempel di aspal makin kecil.

    Beda cerita jika sepeda motor tersebut hanya menempuh jalanan yang lurus, maka ban mobil akan bekerja sempurna. Meski demikian, pengendara juga akan mengalami kesulitan soal handling di motor. Dengan tapak yang menyentuh sempurna di aspal dengan profil rata, maka kendali setang akan terasa lebih berat dibandingkan ban sepeda motor yang memiliki profil membulat.

    Ban mobil di sepeda motor hanya cocok untuk kendaraan roda tiga pengangkut. Pada kendaraan ini tidak butuh kemiringan, cara berbeloknya pun mengikuti mekanisme mobil berbeda dengan sepeda motor roda tiga Tricity maupun Niken yang membutuhkan kemiringan.

    RIDE APART


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.