Peugeot Kembali Ikut Balap Ketahanan LeMans 24 Hours

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hypercar hybrid Peugeot yang dibangun bersama Rebellion Racing. (Peugeot)

    Hypercar hybrid Peugeot yang dibangun bersama Rebellion Racing. (Peugeot)

    TEMPO.CO, JakartaPeugeot kembali tampil di balap ketahanan FIA World Endurance Championship (FIA WEC) dan LeMans 24 Hours. Saat ini pabrikan asal Prancis itu sedang membangun sebuah hypercar yang ditenagai mesin hybrid. Mobil ini dibangun bersama Rebellion Racing.

    “Peugeot telah berada di balik berbagai momentum penting kejuaraan balap ketahanan menggunakan mesin bensin maupun diesel. Hari ini, kami memusatkan perhatian ke dalam petualangan baru menggunakan teknologi Hybrid-electrified,” kata Jean-Philippe Imparato selaku Chief Executive Officer dari Peugeot Automobiles, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 8 Januari 2020.

    Kerja sama antara Peugeot dan Rebellion Racing akan membuka era baru kejayaan brand berlogo singa tersebut di berbagai ajang kejuaraan balap ketahanan. Hal ini sekaligus membuktikan Peugeot sebagai produsen mobil yang memiliki daya tahan yang tinggi.

    Selain balap ketahanan, Peugeot juga mengikuti berbagai kejuaraan bergensi lainnya. Di ajang Dakar Rally, Peugeot memenanginya pada tahun 2016, 2017, dan 2018. Peugeot saat ini juga turun di kejuaraan dunia reli (World Rally Championship/WRC).

    Berikut ini adalah rekor yang dibuat Peugeot di balap ketahanan:

    2011 (PEUGEOT 908 HDi FAP)

    1st, Intercontinental Le Mans Cup

    2010 (PEUGEOT 908 HDi FAP)

    1st, Intercontinental Le Mans Cup

    2009 (PEUGEOT 908 HDi FAP)

    1st and 2nd, Le Mans 24 Hours

    2007 (PEUGEOT 908 HDi FAP)

    1st, Le Mans Series

    1993 (PEUGEOT 905)

    1st, 2nd and 3rd, Le Mans 24 Hours

    1992 (PEUGEOT 905)

    1st, Sportscar World Championship

    1st, Le Mans 24 Hours


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.