Banyak Pekerja Jalan ke Cina, Cara Wuling Antisipasi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Wuling termasuk yang paling ramai dikunjungi selama pameran otomotif GIIAS 2019, di ICE, BSD City, Tangerang, 18-28 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Booth Wuling termasuk yang paling ramai dikunjungi selama pameran otomotif GIIAS 2019, di ICE, BSD City, Tangerang, 18-28 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekerja PT SGMW Motor Indonesia atau Wuling Motors sering kali melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Cina. Saat ini, Virus Corona menjadi pantuan sejumlah negara termasuk Indonesia. Wuling mengambil langkah antisipatif untuk memperkuat pencegahan serta mengurangi potensi risiko penularan dengan membatasi perjalanan ke Cina.

    Media Relation Wuling Motors Indonesia, Brian Gomgom kepada Bisnis mengatakan jika ada karyawan yang melakukan perjalanan dari Tiongkok menuju Indonesia, maka mereka wajib mematuhi kebijakan inspeksi kesehatan sesuai dengan persyaratan dari kedua belah negara. "Baik pemerintah Tiongkok maupun Indonesia, termasuk melakukan pengamatan medis," katanya.

    Adapun dengan sempat diberhentikan sejumlah pabrik otomotif di Cina tidak mengganggu produksi kendaraan Wuling di Indonesia. Brian mengatakan sampai saat ini belum ada masalah produksi di Indonesia akibat penyebaran virus corona. Artinya, kata dia, kebutuhan produksi mobil Wuling di Indonesia masih tetap terpenuhi.

    "Sebenarnya secara umum inikan hanya karena di sananya saja, tapi kalau memang untuk Indonesia kebetulan fasilitas pabrik kami di Cikarang memang sudah disiapkan. Jadi, ada apapun juga enggak akan berpengaruh," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara