Virus Corona, Libur Pabrik Mitsubishi di Cina Diperpanjang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Logo

    Mitsubishi Logo

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi telah memutuskan untuk menunda pengoperasian kembali pabriknya dengan Guangzhou Automobile Group di provinsi Hunan hingga 27 Februari 2020 karena wabah virus corona. Sebelumnya, seperti dilaporkan Reuters, pabrikan asal Jepang ini telah merencanakan untuk melanjutkan operasi pada 17 Februari 2020. 

    Mitsubishi juga telah menunda pengoperasian kembali pabrik mesinnya dengan Shenyang Aerospace di provinsi Liaoning dan satu lagi dengan Dongan Automotive Engine Manufacturing di provinsi Heilongjiang setelah liburan Tahun Baru Imlek seperti dilaporkan Reuters, 15 Februari 2020.

    Sementara itu, pabrikan Jepang lainnya, Toyota, menyatakan akan mengoperasikan kembali tiga dari empat pabriknya di Cina pada 17-18 Februari 2020. Virus corona telah mengguncang industri otomotif di Cina sejak awal tahun 2020.

    Pabrikan besar seperti Honda, Nissan, Renault, Hyundai, BMW, dan sebagainya menutup pabriknya. Tidak hanya di Cina, tapi juga di Korea Selatan dan Jepang (pabrik Nissan di Kyushu).

    Laporan terakhir hingga 15 Februari 2020 virus corona telah membunuh 1.523 orang dengan 66.920 kasus. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pers di Munich, Jerman, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu, 15 Februari 2020, menyampaikan seorang turis asal Cina meninggal di Prancis karena virus corona. Ia menyebut sebagai kasus pertama di Eropa dan keempat di luar Cina yang diakibatkan oleh virus corona. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.