Aturan Standarisasi Helm ECE 22 Akan Mengalami Perubahan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengendara sepeda motor mengenakan helm. Shutterstock

    Ilustrasi pengendara sepeda motor mengenakan helm. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - ECE 22-05 yang dibuat hampir dua dekade lalu menjadi salah satu standar bagi helm terutama di Eropa. Beberapa helm lokal yang memiliki standar tersebut yaitu KYT dan NHK.

    Standar ECE akan mengalami perubahan besar-besaran, dengan diperkenalkannya peraturan baru ECE 22-06. Dengan aturan baru tersebut diharapkan desain helm baru bisa mengurangi atau meminimalisasi cidera saat kecelakaan.

    Poin ECE 22-06 yang baru mengubah cara pengujian yang dilakukan, dan mengatur secara lebih terperinci apa yang ada di dalam konstruksi helm. Peraturan pengujian saat ini menempatkan helm pada bentuk kepala dengan sensor bawaan dan semuanya dijatuhkan ke landasan logam dari ketinggian yang ditentukan. Ini menghasilkan dampak yang diukur pada kecepatan yang ditetapkan. Namun, peraturan baru mengamanatkan beberapa pengujian dampak yang memperhitungkan kecepatan yang bervariasi serta titik dampak yang berbeda.

    Kecepatan pengujian baru akan lebih tinggi dan lebih rendah dari sebelumnya. Ketika mencoba membuat helm lebih baik dalam menyerap dampak kecepatan tinggi, pabrikan sering membuat shell lebih keras, tetapi ini membahayakan kemampuan helm untuk menyerap dampak kecepatan rendah, yang juga dapat mengirimkan hentakan yang merusak ke otak. Perubahan peraturan akan memaksa produsen untuk lebih inovatif dalam upaya menyempurnakan keseimbangan ini.

    Kekuatan rotasi adalah penyebab lain dari cedera yang banyak pabrikan coba mengurangi. ECE 22-06 sekarang mengakui bahwa gaya rotasi buruk; dan untuk melihat seberapa baik helm mengelola dampak, aturan mengharuskan bahwa helm juga harus dijatuhkan di landasan pada 45 derajat. Sensor khusus dalam model kepala akan mengukur gaya puntir yang ditransmisikan melalui helm ke kepala pengendara.

    Beberapa gaya helm baru bermunculan selama bertahun-tahun, termasuk helm modular; dan sementara banyak memiliki kaca antisilau, beberapa model memiliki fitur Bluetooth. Peraturan baru akan menjelaskan hal ini dan helm dilaporkan akan diuji bersama dengan semua aksesori resmi. Ada pembaruan tentang pelindung, dan kecepatan uji dampak akan ditingkatkan, peraturan baru juga memungkinkan untuk warna yang lebih gelap. Saat ini, peraturan itu mengharuskan bahwa pewarnaan harus memungkinkan setidaknya 50 persen transmisi, tetapi jumlah itu akan diturunkan menjadi 35 persen.

    Aturan baru ini kemungkinan akan berlaku pada Juni 2020.

    AUTOCAR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.