Inilah Mobil Van Listrik Pertama Wuling Jadi Saingan DFSK Gelora

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Rong Guang EV. Sumber: bisnis.com

    Wuling Rong Guang EV. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - SAIC-GM-Wuling Automobile merilis mobil listrik model van pertamanya Rong Guang EV pada awal bulan ini. Bahkan, Rong Guang EV yang ditawarkan dengan dua pilihan model, yakni varian niaga dan pribadi, itu dibanderol harga harga super miring di bawah Rp200 juta di Cina. Jika masuk Indonesia, Rong Guang EV bisa menjadi pesaing bagi DFSK Gelora Listrik.

    Wuling dalam siaran pers General Motors, Selasa 12 Mei 2020, menyebutkan varian minivan untuk niaga dapat melaju sejauh 252 kilometer dalam sekali pengisian daya. Mobil yang berdesain blind van alias tanpa jendela pada kabin belakang itu dijual dengan harga 83.800 RMB atau sekitar Rp176,6 juta.

    Adapun Rong Guang versi mobil penumpang atau untuk keperluan pribadi dapat melaju lebih jauh ketimbang versi niaga, yakni 300 kilometer dengan sekali isi daya listrik. Rong Guang versi kedua itu dijual dengan harga 89.800 RMB atau sekitar Rp190 juta.

    Mobil itu memiliki jarak antar roda (wheelbase) 3.050 milimeter dengan ruang kargo seluas 5,1 meter kubik. Rong Guang menggunakan power steering listrik (EPS) dan dilengkapi kantong udara di sisi pengemudi untuk keamanan tambahan.

    Wuling mengatakan Rong Guang EV sudah uji jalan sejauh 100.000 kilometer. Baterai 42kWh yang mereka gunakan telah melewati 42 jenis percobaan, antara lain kebakaran, tabrakan, getaran, dan uji tahan air serta debu.

    Baterai Rong Guang EV dapat diisi dengan metode AC maupun DC. Jika memakai metode AC, butuh 7 jam untuk mengisi hingga penuh. Sedangkan jika menggunakan metode DC hanya memerlukan 2 jam saja.

    BISNIS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.