Nissan Kicks dan Serena Terbaru Segera Diluncurkan di Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Nissan Kicks e-POWER meluncur di Thailand, 15 Mei 2020. (Nissan Global)

    All New Nissan Kicks e-POWER meluncur di Thailand, 15 Mei 2020. (Nissan Global)

    TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Co Ltd.,  mengumumkan secara resmi penutupan pabriknya di Indonesia pada Kamis, 28 Mei 2020. Meski demikian, Nissan menyatakan tetap akan menjual produknya di Indonesia. Bahkan memastikan akan membawa Nissan Kicks e-Power dan Serena terbaru ke Indonesia dalam waktu dekat.

    "DNA Nissan di Indonesia itu SUV dan MPV, itu juga alasan kami kenapa memutuskan untuk meluncurkan Nissan Kicks e-Power dan Serena," kata Chief Operating Officer Nissan, Ashwani Gupta, dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan di Youtube, Kamis 28 Mei 2020.

    Gupta menambahkan bahwa Nissan Indonesia akan mengimpor secara utuh atau CBU produk-produk tersebut dari Thailand. Ya, salah satu rencana strategis Nissan dalam rencana empat tahunnya adalah menjadikan Negeri Gajah Putih itu sebagai basis produksi untuk wilayah ASEAN.

    Nissan Kicks e-Power sendiri diketahui telah diluncurkan di Thailand beberapa bulan lalu. "Kami berharap produk ini akan tumbuh dan menguntungkan di Indonesia," ujarnya.

    Sebelumnya, wacana penghentian pabrik Nissan di Indonesia sudah tersiar sejak tahun lalu, puncaknya pada Maret 2020 saat Nissan Motor Indonesia mengkonfirmasi bahwa mereka akan fokus pada penjualan dan layanan purnajual di Tanah Air.

    "Nissan Indoenesia (NMI) tetap melanjutkan penjualan bukan hanya layanan purnajual. Kami juga akan memperkuat merek Nissan dan terus meluncurkan produk-produk baru," ujar Head of Communication Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani saat dikonfirmasi ihwal pemberhentian seluruh aktivitas pabrik Nissan di Indonesia, Kamis 19 Maret 2020.

    Hana juga menegaskan bahwa Nissan Motor Indonesia hanya menghentikan produksi, tetapi tidak keluar dari Indonesia.

    "Supaya masyarakat tidak salah persepsi, karena itu tidak benar. Kami tidak keluar dari Indonesia,"ujarnya.

    Selain menutup pabrik di Indonesia, Nissan juga menutup pabrik perakitan di Barcelona, Spanyol dengan menjadikan pabrik Nissan di Sunderland, Inggirs, sebagai basis produksi untuk Eropa.

    Keputusan tersebut diumumkan melalui keterangan resmi yang diunggah di situs Nissan Global pada Kamis, 28 Mei 2020. Dalam pengumuman restrukturisasi itu, Nissan juga mengumumkan rencana kerja empat tahun untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, stabilitas keuangan dan profitabilitas pada akhir tahun fiskal 2023.

    Sebagai bagian dari rencana empat tahun, Nissan akan mengambil tindakan tegas untuk mengubah bisnisnya dengan merampingkan operasi yang tidak menguntungkan dan fasilitas yang mengganggur, di samping reformasi struktural.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.