Masuk Kerja di Era New Normal, 7 Hal yang Perlu Disiapkan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Customer yang sedang dilayani oleh Sales Auto2000

    Ilustrasi Customer yang sedang dilayani oleh Sales Auto2000

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa New Normal menuntut adaptasi ketika beraktivitas, termasuk bagi wanita karir yang harus memulai kegiatan bekerja dari kantor. Auto2000 sebagai dealer Toyota memberikan solusi sederhana dalam bentuk perlengkapan siaga COVID-19 yang bisa dibawa kemanapun pergi atau saat berkendara.

    “Butuh adaptasi sesuai aturan protokol kesehatan yang ketat supaya kaum hawa bisa beraktivitas dengan baik dan terlindungi di masa New Normal, salah satunya dengan mempersiapkan perlengkapan pribadi dalam tas atau kendaraan untuk mencegah penularan virus. Untuk perawatan kendaraan, konsumen bisa langsung datang ke bengkel Auto2000 dan manfaatkan promo Kembali ke Auto2000, lakukan booking melalui website Auto2000,” ujar Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000 dalam keterangannya, Sabtu 13 Juni 2020.

    Berikut isi perlengkapan tersebut.

    1. Tas Ransel

    Sebaiknya tas yang dipakai berupa tas punggung atau tas ransel karena mudah dan nyaman dibawa, sama mudah dan nyamannya dengan layanan prima Auto2000. Selain itu, tas ransel juga punya kapasitas besar serta dilengkapi kantong dan sekat pemisah dalam jumlah banyak sehingga praktis untuk mengatur barang bawaan supaya tidak menyulitkan saat diakses.

    2. Masker

    Tidak cukup masker yang dipakai, tapi juga AutoFamily harus membawa cadangan minimal 2 masker karena masker yang dipakai bisa rusak atau hilang. Dengan banyaknya jenis masker yang dijual di pasaran, AutoFamily bisa menggunakan masker yang unik dan fashionable sehingga sesuai dengan gaya pakaian saat bekerja.

    3. Hand Sanitizer & Sabun Cair

    Sekarang bukan hanya parfum, hand sanitizer sudah menjadi perlengkapan wajib dibawa kaum hawa saat New Normal. Cukup bawa kemasan spray kecil minimal 2 buah sebagai cadangan jika rusak atau hilang. Untuk memudahkan, 1 botol bisa disimpan di kantong baju atau celana dan sisanya di dalam tas. Selain itu, bawa juga sabun cair. Perangkat ini dipakai setelah beraktivitas di toilet sehingga tidak perlu berbagi dengan orang lain. Sabun cair juga bisa dipakai untuk membersihkan perangkat pribadi seperti alat makan dan minum.

    4. Disinfektan atau Tisu Basah

    Disinfektan dapat dipakai untuk membersihkan barang-barang seperti kartu e-toll dan uang receh. AutoFamily bisa memilih produk yang sudah masuk dalam kategori food grade sehingga lebih aman bila kena makanan. Cairan disinfektan bisa diganti dengan tisu basah atau alkohol swab.

    5. Perlengkapan Shalat Pribadi & Tas Belanja Lipat

    Kaum hawa yang beragama Islam butuh perlengkapan shalat lebih banyak ketimbang kaum adam. Bawa serta perlengkapan shalat pribadi dan pastikan untuk selalu menjaga jarak aman dengan yang lain. Selain itu, bawa juga tas belanja lipat. Perangkat ini untuk menyimpan barang belanjaan sehingga mengurangi risiko penularan dan lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kantong plastik.

    6. Perlengkapan Makan dan Minum

    Untuk saat ini sebaiknya hindari makan dan minum di warung atau restoran. Take away jauh lebih aman dan segera pindahkan makanan ke perlengkapan makan dan minum yang AutoFamily bawa sendiri. Segera bersihkan peralatan makan dan minum setelah selesai dipakai. Sebagai informasi tambahan, saat ini di ruang tunggu bengkel Auto2000 disediakan dispenser untuk isi ulang minuman sehingga AutoFamily diharapkan membawa thumbler pribadi.

    7. Kantong Masker Bekas Pakai

    Jangan campur masker bekas pakai dengan barang bawaan lain karena ada potensi menempelnya virus di permukaan masker. Pastikan AutoFamily membersihkan tangan dengan hand sanitizer sebelum dan sesudah menyentuh masker meskipun hanya untuk mengatur posisinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.