Jumlah Mini GT Edition yang Dijual Hanya 30 Unit, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • MINI GT 2020. (MINI)

    MINI GT 2020. (MINI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mini Indonesia meluncurkan edisi terbatas dari MINI GT Edition hanya sebanyak 30 unit di Indonesia.

    Menurut Head of Mini Asia, Kidd Yam, angka 30 unit tersebut sudah diriset secara akurat. Apalagi mengacu pada pengalaman konsumennya di pasar Indonesia. "30 unit dinilai seimbang, tidak banyak dan tidak sedikit. Ini merupakan feedback dari riset kami," kata Yam di sela-sela peluncuran virtual MINI GT Edition, Kamis 18 Juni 2020.

    Ia mengungkapkan mobil tiga pintu MINI cukup populer di Indonesia selama beberapa tahun belakangan. Selain itu, mobil MINI dengan tiga pintu ini pun identik dengan MINI Countryman yang dirakit secara lokal, sehingga peminatnya terus ada.

    Jika menilik ke belakang, sebelumnya BMW Group Indonesia yang mencakup BMW dan MINI telah merilis sejumlah mobil edisi terbatas di Tanah Air.

    Beberapa di antaranya yang rilis bulan lalu adalah All-new BMW X6 yang hanya ada 10 unit, hingga New MINI Countryman Blackheath dengan 24 unit saja.

    Ketika ditanya apakah perilisan kendaraan edisi terbatas merupakan salah satu strategi penjualannya saat ini, Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania memastikan bahwa peluncuran produknya secara terbatas bukanlah bagian dari gimmick di tengah pandemi.

    "Semua strategi sudah disiapkan dari beberapa waktu sebelumnya. Mobil CBU (completely built up; mobil yang diimpor dalam keadaan utuh dari luar negeri) sudah dilakukan dari beberapa waktu sebelumnya dengan persiapan matang dan riset kebutuhan pasar," kata Jodie.

    Ia menambahkan, perencanaan produk untuk kedua merek mobil asal Eropa itu sudah dilakukan bahkan sejak tahun lalu sebelum pandemi terjadi. "Plan produk sudah dari tahun lalu. Ini sudah jadi plan BMW dan MINI," kata Jodie.

    WIRA UTAMA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.